Connect with us

Regional

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Lapas Karawang Undang Umi Pipik Mengisi Tausiyah

Published

on

KARAWANG – Setiap Tahun Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Karawang Memperingati Maulid Nabi SAW, menggelar acara siraman rohani dan mengundang penceramah kondang untuk bertausiyah kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas II A Karawang.

Kalapas Karawang, Lenggono Budi mengatakan, peringatan Maulid Nabi SAW 1443 Hijriah kali ini, Lapas Karawang melaksanakan kegiatan pada hari Senin (11/10/2021) di Masjid Nurul Iman Lapas Karawang, yang dihadiri pegawai struktural lapas, perwakilan kemenag karawang, Ketua MUI Karawang serta Warga Binaan Pemasyarakatan.

“Kami mengapresiasi dengan adanya acara rutin memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, dapat meningkatkan iman kita sekaligus menambah imunitas kita dalam menjalankan ibadah dibarengi dengan rasa syukur kepada Allah SWT, dengan keterbatasan dan dalam masa pandemi Covid-19 ini,” ujar Lenggono Budi.

Diungkapkan Lenggono, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini bertujuan untuk menjadi pelajaran untuk menjadi insan yang lebih berakhlak serta berbudi pekerti yang baik. Serta meneladani sikap Rasulullah dalam berbagai aspek, baik kehidupan bermasyarakat, berbangsa serta bernegara.

Ratusan warga binaan Lapas kelas II A Karawang pun mengikuti kegiatan ini dengan penuh hikmat serta antusias.

“Dalam Rangka Memperingati Maulid Nabi Muhamad SAW, kami mengundang ustadzah kondang, Pipik Dian Irawati atau biasa dikenal Umi Pipik guna menyampaikan kalimat positif dan ajakan untuk meningkatkan ibadah kepada Allah SWT, dan dapat meneladani sikap serta perilaku Nabi Muhammad SAW, memperbanyak shalawat Nabi karena malaikat dan Allah memberikan salam kepada baginda nabi besar Muhammad SAW,” terangnya.

Kalapas mengungkapkan, pihaknya memberikan pelayanan yang maksimal bagi warga binaan.

“Dan kegiatan hari ini juga guna untuk memberikan pencerahan rohani, bagi warga binaan kami dan kami berharap semua kegiatan yang di lakukan setiap hari khusus nya tentang agama agar dapat langsung menyentuh hati seluruh warga binaan sehingga mereka (warga binaan) dapat mengubah diri dan tidak mengulangi kesalahannya lagi,” tutupnya. (adv)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement