Regional
Peringatan Dini Ancaman Rob, Warga di Pesisir Indramayu Diimbau Waspada
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan diri ancaman banjir rob. Masyarakat yang berada di pesisir Kabupaten Indramayu pun diimbau untuk waspada.
Hal itu menyusul adanya fenomena fase bulan purnama pada 5 Februari 2023 yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum.
Forecaster Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kertajati, Kabupaten Majalengka, Ahmad Faa Izyn mengatakan pesisir Jawa Barat menjadi salah satu wilayah pesisir di Indonesia yang berpotensi mengalami banjir rob. Termasuk didalamnya adalah pesisir Indramayu.
‘’Untuk pesisir Jawa Barat, termasuk pesisir Indramayu, potensi rob terjadi pada 2 – 10 Februari 2023,’’ ujar Faiz, Jumat (3/2/2023).
Ia menjelaskan, berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, diketahui adanya peningkatan ketinggian gelombang mencapai 4.0-6.0 meter di perairan selatan Jawa hingga NTT.
Potensi banjir rob ini juga berpotensi di beberapa wilayah pesisir di Indonesia, termasuk di dalamnya pesisir Kabupaten Indramayu.
Faiz mengatakan, secara umum, kondisi tersebut berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir. Seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan maupun permukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.
“Serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat,” ucap dia.
Oleh karenanya, masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari terjangan rob.
Tak hanya ancaman rob, BMKG juga mengingatkan potensi bencana lainnya seperti banjir di wilayah Kabupaten Indramayu.
Masyarakat diminta untuk waspada terhadap curah hujan tinggi yang terjadi di sepanjang Februari sampai dengan Maret 2023. Meski curah hujan di wilayah Kabupaten Indramayu diprakirakan berada pada kategori menengah.
Hanya saja, masyarakat tetap diimbau waspada bilamana terjadi banjir kiriman.
“Mengingat curah hujan di wilayah hulu Sungai Cimanuk saat ini masih kategori tinggi hingga sangat tinggi,” ucap dia. (*)
Sumber: Berbagai sumber

You may like

Gelar Senam Kormi Karawang Maju, Korwil Cambidik Wilayah 8 Rengasdengklok Pererat Silaturahmi Antar Pendidik

Enam Orang Diamankan! BNNK Karawang Bongkar Jaringan Peredaran 5.555 Obat Keras di Cilamaya Wetan Dan Kulon

Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026

Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur

Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang

Petani Sukasari Karawang Menjerit: Krisis Air Menahun, Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pompa dan Alat Pertanian!
Pos-pos Terbaru
- Gelar Senam Kormi Karawang Maju, Korwil Cambidik Wilayah 8 Rengasdengklok Pererat Silaturahmi Antar Pendidik
- Enam Orang Diamankan! BNNK Karawang Bongkar Jaringan Peredaran 5.555 Obat Keras di Cilamaya Wetan Dan Kulon
- Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026
- Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur
- Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang






