Regional
Peringatan Dini Ancaman Rob, Warga di Pesisir Indramayu Diimbau Waspada
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan diri ancaman banjir rob. Masyarakat yang berada di pesisir Kabupaten Indramayu pun diimbau untuk waspada.
Hal itu menyusul adanya fenomena fase bulan purnama pada 5 Februari 2023 yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum.
Forecaster Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kertajati, Kabupaten Majalengka, Ahmad Faa Izyn mengatakan pesisir Jawa Barat menjadi salah satu wilayah pesisir di Indonesia yang berpotensi mengalami banjir rob. Termasuk didalamnya adalah pesisir Indramayu.
‘’Untuk pesisir Jawa Barat, termasuk pesisir Indramayu, potensi rob terjadi pada 2 – 10 Februari 2023,’’ ujar Faiz, Jumat (3/2/2023).
Ia menjelaskan, berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, diketahui adanya peningkatan ketinggian gelombang mencapai 4.0-6.0 meter di perairan selatan Jawa hingga NTT.
Potensi banjir rob ini juga berpotensi di beberapa wilayah pesisir di Indonesia, termasuk di dalamnya pesisir Kabupaten Indramayu.
Faiz mengatakan, secara umum, kondisi tersebut berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir. Seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan maupun permukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.
“Serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat,” ucap dia.
Oleh karenanya, masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari terjangan rob.
Tak hanya ancaman rob, BMKG juga mengingatkan potensi bencana lainnya seperti banjir di wilayah Kabupaten Indramayu.
Masyarakat diminta untuk waspada terhadap curah hujan tinggi yang terjadi di sepanjang Februari sampai dengan Maret 2023. Meski curah hujan di wilayah Kabupaten Indramayu diprakirakan berada pada kategori menengah.
Hanya saja, masyarakat tetap diimbau waspada bilamana terjadi banjir kiriman.
“Mengingat curah hujan di wilayah hulu Sungai Cimanuk saat ini masih kategori tinggi hingga sangat tinggi,” ucap dia. (*)
Sumber: Berbagai sumber


You may like

UNSIKA Terjunkan 1.250 Mahasiswa KKN Batch 2 ke 99 Desa di Tiga Kabupaten

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Karawang Satukan Forkopimda dalam Olahraga Bersama dan Bagikan Hadiah Umrah

Imigrasi Karawang Gelar Patroli, Ingatkan Penjamin Kooperatif Laporkan Aktivitas dan Keberadaan WNA

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Karawang Gelar Doa Bersama Lintas Agama, Panjatkan Harapan untuk Keselamatan Bangsa

Menikmati Sisi Tenang Karawang Melalui Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Delonix Hotel Karawang

Peringatan 10 Muharam 1448 Hijriah, Pemkab Karawang Bakal Santuni 1.000 Anak Yatim
Pos-pos Terbaru
- UNSIKA Terjunkan 1.250 Mahasiswa KKN Batch 2 ke 99 Desa di Tiga Kabupaten
- SP2MI Bersinergi dengan Kementerian Sosial Untuk Tingkatkan Keterampilan dan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pendidikan Kesetaraan/PKBM di Indonesia
- Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Karawang Satukan Forkopimda dalam Olahraga Bersama dan Bagikan Hadiah Umrah
- Imigrasi Karawang Gelar Patroli, Ingatkan Penjamin Kooperatif Laporkan Aktivitas dan Keberadaan WNA
- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Karawang Gelar Doa Bersama Lintas Agama, Panjatkan Harapan untuk Keselamatan Bangsa






