Regional
Penyeludupan Paket Ekstasi dan Sabu Melalui Bungkusan Gulai Ayam Berhasil Di Gagalkan Petugas Lapas Karawang
Published
1 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang kembali berhasil gagalkan penyelundupan barang diduga jenis narkotika yang diselundupkan melalui bungkusan gulai ayam, Sabtu (28/6) siang.
Barang tersebut diselundupkan pada barang bawaan yang dibawa oleh salah seorang pengunjung inisial IM (29) untuk diberikan kepada Warga Binaan Lapas Karawang inisial MRA (29). Namun upaya tersebut berhasil digagalkan oleh petugas penggeledahan barang, Agus.
Saat dimintai keterangan, IM yang berkunjung bersama kedua anaknya mengatakan bahwa barang tersebut merupakan titipan dari sepupunya berinisial DAS (30) yang merupakan istri dari Warga Binaan Lapas Karawang inisial ANH (30).
Selanjutnya, jajaran pengamanan Lapas Karawang langsung melaporkan kejadian ini ke Satuan Narkoba Polres Karawang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan polisi, sebanyak enam bungkusan hitam yang diselundupkan dalam ayam gulai tersebut tiga diantaranya berisikan serbuk berbentuk kristal warna putih, satu bungkusan berisi 5 plastik bening yang masing-masing berisi 2 butir diduga pil ekstasi, satu bungkusan berisi 1 plastik kristal putih dan 2 plastik diduga serbuk ekstasi, serta satu bungkusan berisi 8 butir diduga pil ekstasi. Total barang bukti yang diamankan adalah 4 plastik serbuk berbentuk kristal berwarna putih, 2 plastik diduga serbuk ekstasi dan 18 butir diduga pil ekstasi.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Karawang, Resnu Parada Andhika mengatakan bahwa pelaku beserta barang bukti telah diamankan dan langsung diserahkan kepada pihak kepolisian.
“Barang bukti telah diserahkan kepada kepolisian dan pelaku langsung diamankan untuk proses penyidikan. Penggagalan penyelundupan ini adalah bukti sistem pengamanan yang ketat, teliti serta terukur,” Tegas Resnu.
Di tempat berbeda, Kepala Lapas Karawang, Christo Toar menjelaskan bahwa penggagalan penyelundupan barang terlarang ini adalah bentuk kejelian dan ketelitian petugas dalam memeriksa seluruh barang bawaan yang dibawa masuk pengunjung ke dalam lapas.
“Berkali-kali saya terus menegaskan kepada seluruh jajaran untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh baik terhadap orang maupun barang bawaannya untuk mencegah masuknya barang terlarang ke dalam lapas. Hari ini salah satu petugas kami berhasil menggagalkan percobaan penyelundupan barang terlarang tersebut,” Tegas Christo.
Kedepannya, Lapas Karawang terus memperkuat sistem deteksi dini, menerapkan pengawasan dan pemeriksaan berlapis, serta menjalin sinergi dengan Aparat Penegak Hukum terkait.
Hal ini selaras dengan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto tentang pemberantasan peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lapas dan Rutan.
Selain itu, penggagalan penyelundupan ini juga merupakan langkah konkret dari Ikrar Zero HP dan Narkoba seluruh petugas Lapas Kelas IIA Karawang pada beberapa waktu lalu. (adv)


You may like

Mudahkan Warga di Akhir Pekan, Imigrasi Karawang Gelar Layanan Paspor Simpatik

Roda Organisasi Kembali Berputar, AKBP Fiki N. Ardiansyah Akhiri Masa Jabatan Bersamaan dengan Kenaikan Tipologi Polresta Karawang

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Karawang Sukses Gelar Lomba Burung Berkicau “Kapolres Cup” di Kampung Budaya

Sinergi Pemkab dan PWI Karawang: Sulap Momentum Piala Dunia Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat

UNSIKA Terjunkan 1.250 Mahasiswa KKN Batch 2 ke 99 Desa di Tiga Kabupaten

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Karawang Satukan Forkopimda dalam Olahraga Bersama dan Bagikan Hadiah Umrah
Pos-pos Terbaru
- Mudahkan Warga di Akhir Pekan, Imigrasi Karawang Gelar Layanan Paspor Simpatik
- Roda Organisasi Kembali Berputar, AKBP Fiki N. Ardiansyah Akhiri Masa Jabatan Bersamaan dengan Kenaikan Tipologi Polresta Karawang
- Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Karawang Sukses Gelar Lomba Burung Berkicau “Kapolres Cup” di Kampung Budaya
- Sinergi Pemkab dan PWI Karawang: Sulap Momentum Piala Dunia Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat
- UNSIKA Terjunkan 1.250 Mahasiswa KKN Batch 2 ke 99 Desa di Tiga Kabupaten






