Tak Berkategori
Pemkab Karawang Fasilitasi Bantuan Pengembangan Ekonomi Masyarakat
Published
2 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Karawang menggelar Kegiatan Fasilitas Bantuan Pengembangan Ekonomi Masyarakat Tahun 2024.
Sebanyak 62 orang dari keluarga dengan taraf prasejahtera diberikan bantuan sosial (bansos) berupa bentuk alat usaha dagang.
“Dengan dititipkannya alat usaha dagang melalui Dinas Sosial, bapak-bapak dan ibu-ibu mohon untuk dimanfaatkan. Diharapkan juga melalui program ini bisa memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat Kabupaten Karawang,” ujar Bupati Karawang Aep Syaepuloh, Kamis (5/9/2024).
Aep pun meyakini bahwa dengan adanya bantuan ini bisa terus berkelanjutan. Selain itu, bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Karawang.
“Terdapat empat jenis bantuan yang diberikan kepada 62 orang yang akan menerima bantuan alat usaha dagang ini, semoga semua ini bisa digunakan dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya. (*)

You may like

Trailer Menabrak Pohon di Jalan Raya Badami, Sopir Dilarikan ke RSUD Karawang

Satlantas Polresta Karawang Atur Lalu Lintas Guna Cegah Kemacetan Lalu Lintas di Ruas Jalan Raya Utama

Kapolresta Karawang Resmikan Warung Ojol, Wujud Kepedulian dan Kedekatan dengan Pengemudi Ojek Online

Dorong Kesiapan Kerja Warga, Disnakertrans Karawang Luncurkan Platform Gratis ‘KARISMA’

Transformasi Digital: Karawang Kembali Jadi Percontohan Nasional Pilkades E-Voting di 67 Desa

Bikin Bangga! Elfian Pratama, Bocah Asli Rengasdengklok Karawang Borong Trofi Juara dan Gelar Best Player
Pos-pos Terbaru
- Trailer Menabrak Pohon di Jalan Raya Badami, Sopir Dilarikan ke RSUD Karawang
- Satlantas Polresta Karawang Atur Lalu Lintas Guna Cegah Kemacetan Lalu Lintas di Ruas Jalan Raya Utama
- Kapolresta Karawang Resmikan Warung Ojol, Wujud Kepedulian dan Kedekatan dengan Pengemudi Ojek Online
- Dorong Kesiapan Kerja Warga, Disnakertrans Karawang Luncurkan Platform Gratis ‘KARISMA’
- Transformasi Digital: Karawang Kembali Jadi Percontohan Nasional Pilkades E-Voting di 67 Desa







