Regional
Pemkab Cianjur Verifikasi Ulang 50 Ribu Rumah Terdampak Gempa
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Pemerintah Kabupaten Cianjur melakukan verifikasi ulang terhadap 50 ribu rumah terdampak gempa.
Verifikasi ulang dilakukan karena terdapat rumah yang tidak sesuai tingkat kerusakannya, bahkan banyak rumah rusak yang tidak masuk data sebagai penerima bantuan.
Juru Bicara Penanganan Bencana Gempa Bumi Cianjur Budi Rahayu Toyib mengatakan verifikasi ulang dilakukan tim yang terdiri dari TNI, BPBD, dan dinas terkait, karena banyak data yang masuk tidak sesuai dan dikeluhkan warga.
“Banyak laporan terkait warga yang rumahnya terdampak, namun tidak masuk dalam daftar penerima bantuan, sehingga dilakukan verifikasi ulang daftar penerima bantuan, termasuk yang merasa tidak sesuai tingkat kerusakannya,” kata Budi dikutip dari Antara, Kamis (16/2/2023).
Ia mengatakan, terdapat puluhan ribu rumah yang tidak sesuai tingkat kerusakannya dan tidak terdata sebagai penerima bantuan tahap 1,2, dan 3, akan di masukan ke dalam penerima bantuan tahap 4, sehingga verifikasi ulang akan dikebut sampai awal Maret tuntas dilakukan.
“Kita targetkan secepatnya verifikasi ulang dan pendataan warga yang belum masuk sebagai penerima, dapat tuntas dan segera diajukan sebagai penerima bantuan tahap 4,” katanya.
Dansatgas Zeni Konstruksi Percepatan Pembangunan Rumah Letkol Czi Dony Siswanto melalui Wadansatgas Kapten Czi Yusup Yudistira mengatakan pihaknya menerjunkan 150 anggota untuk proses verifikasi ulang rumah korban gempa Cianjur.
“Jumlah anggota yang diturunkan akan ditambah pada saat pembangunan rumah warga terdampak dengan konstruksi tahan gempa. Untuk saat ini 150 anggota diturunkan untuk melakukan pendataan dan verifikasi ulang tingkat kerusakan yang tidak sesuai,” katanya.
Pihaknya menargetkan proses pendataan dan verifikasi selesai sesuai target awal Maret, sehingga warga dapat segera menempati rumah mereka setelah selesai dibangun.
“Kita upayakan dalam beberapa pekan ini tuntas dan pembangunan langsung dilakukan,” ungkapnya. (*)
Sumber: Antara

You may like

Petani Sukasari Karawang Menjerit: Krisis Air Menahun, Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pompa dan Alat Pertanian!

Dari Upload Konten Sampai Live Stream Nyanyi Bareng, Indosat 5G Bikin QNF Chapter 5 Karawang Makin Pecah

Kekerasan Terhadap Anak di Karawang, Polisi Amankan Dua Pelaku di Bawah Umur

Tepis Isu Bocor, DPMD Karawang Tegaskan Hasil Ujian CAT Cakades Langsung Diketahui Peserta

Kalapas Ajak Warga Binaan Berikhtiar Memperbaiki Diri melalui Pembinaan Kepribadian dan Kemandirian

Kantor Hukum Cakra Buana Dorong Sosialisasi Masif UU Lalu Lintas untuk Pelajar Usai Insiden Maut di Karawang
Pos-pos Terbaru
- Petani Sukasari Karawang Menjerit: Krisis Air Menahun, Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pompa dan Alat Pertanian!
- Dari Upload Konten Sampai Live Stream Nyanyi Bareng, Indosat 5G Bikin QNF Chapter 5 Karawang Makin Pecah
- Kekerasan Terhadap Anak di Karawang, Polisi Amankan Dua Pelaku di Bawah Umur
- Kekerasan Terhadap Pers Kembali Terjadi, AJI Palembang Tuntut Pengusutan Tuntas Kasus Penganiayaan Jurnalis​
- Tepis Isu Bocor, DPMD Karawang Tegaskan Hasil Ujian CAT Cakades Langsung Diketahui Peserta






