Hiburan
Monica Muller: Ingin Banggakan Orang Tua Dengan Kerja Halal
Published
5 tahun agoon
By
admin
INFOKA.ID – Monica Muller kerap ditawar yang aneh-aneh karena berpenampilan seksi. Dia menegaskan ogah menerima pekerjaan tak halal dan yang merusak imejnya. Sebab dara keturunan Jerman itu ingin membanggakan orang tuanya.
“Tujuan saya dari Bali ke Jakarta cari pekerjaan yang halal dan memang mau banggain orang tua,” ujar Monica dikutip dari Detikcom.
Monica Muller mengatakan selama ini tak curhat ke ayah dan ibunya soal kerap mendapat tawaran nakal. Bintang sinetron Pengantin Dini itu tak mau mereka stres.
“Nggak pernah curhat sih aku, karena nggak mau orang tua kepikiran,” tutur Monica.
Di sisi lain, Monica Muller memahami risiko atas penampilan seksinya. Namun cewek 19 tahun itu meminta para netizen untuk tak menilainya buruk karena tampilan luar saja.
“Jangan marah sama yang ngatain, aku ambil risikonya, aku tunjukin pakai cara lain, mau aku pakai bikini, aku pakai baju terbuka, mau ngatain gimana pun, tapi aku tunjukin aku sukses, don’t judge people by the books,” kata Monica.
Monica Muller sebelumnya sempat cerita pernah digoda gadun. Momen itu, katanya, terjadi saat dirinya berada di sebuah restoran.
Kala itu Monica Muller mengaku tak berpakaian terbuka. Namun ia heran ada om-om nakal menghampirinya.
“Nggak tahu penampilan aku nggak terbuka banget cuma tank top, celana panjang, tapi nggak tahu kenapa orang begitu,” ujarnya.
Monica Muller mengatakan gadun itu sampai menanyakan bayaran. Dara kelahiran 29 Juli 2001 itu mengaku sempat ditawar Rp 50 juta.
“Secara langsung pernah pas lagi makan di restoran sama teman-teman terus aku ke toilet ada gadun nyolek aku. Dia nanya boleh minta nomor HP nggak, terus dia bilang kamu mau berapa, mau dibayarin semua. Aku kaget, hah bayar apa. Dia tetap usaha kasih kertas, nulis Rp 50 juta per bulan mau nggak,” tuturnya. (*)
Sumber: Detikcom


You may like
Pos-pos Terbaru
- SP2MI Bersinergi dengan Kementerian Sosial Untuk Tingkatkan Keterampilan dan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pendidikan Kesetaraan/PKBM di Indonesia
- Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Karawang Satukan Forkopimda dalam Olahraga Bersama dan Bagikan Hadiah Umrah
- Imigrasi Karawang Gelar Patroli, Ingatkan Penjamin Kooperatif Laporkan Aktivitas dan Keberadaan WNA
- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Karawang Gelar Doa Bersama Lintas Agama, Panjatkan Harapan untuk Keselamatan Bangsa
- Kasus Penganiayaan Junaidi alias Ajun, Massa Demo di Kejari Palembang: Tuntut Pasal Berlapis & Pendalaman Bukti


