Regional
Menkop UKM Ajak Masyarakat Beli Produk Unggulan Jabar
Published
6 tahun agoon
By
admin
INFOKA.ID – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki mengajak masyarakat untuk membeli produk lokal unggulan dari Jawa Barat agar bisa bersaing dengan produk asing.
Untuk itu menurutnya para pengelola mal harus berani untuk menampilkan produk-produk dari dalam negeri, dan sejauh ini produk-produk yang unggul tidak memiliki ruang untuk bersaing di pasaran.
“Selama ini brand kita yang bagus tidak diberi tempat ruang usaha. Misalnya di mal kelas atas yang lokasi premium-nya diberi ke brand luar,” kata Teten di Bandung, pada Minggu (21/3/2021)..
Teten memberi contoh sepatu olahraga buatan anak muda Bandung masuk ke mal kelas atas di Tokyo, Jepang.
Bagi Teten, membeli produk lokal juga merupakan bagian dari mengampanyekan produk lokal. Karena, menurutnya di dalam negeri banyak produk lokal yang kualitasnya lebih bagus dan harganya lebih murah namun kampanyenya kurang dibangun dengan baik.
“Ini harus menjadi terobosan di kalangan anak-anak muda. Mereka memang ingin membeli sesuatu yang unik, tapi tidak mau mengeluarkan uang lebih banyak. Misalnya, sepatu buatan Bandung, tas buatan Yogya, dan sebagainya,” kata Teten.
Selain itu, menurutnya digitalisasi UMKM merupakan kunci kebangkitan produk lokal di era new normal. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong UMKM go digital melalui program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI).
“Digitalisasi UMKM tidak hanya sebatas pada tahap on boarding UMKM ke platform e-commerce. Namun, bagaimana agar UMKM tersebut mampu berkompetisi dan bertahan di ekosistem digital,” kata dia.
Gernas BBI di Jawa Barat akan digelar mulai April 2021 dengan tagline UKM Jabar Paten. Teten mengatakan pemerintah menargetkan pada 2023 ada tambahan 30 juta UMKM Indonesia yang terintegrasi dalam ekosistem digital (on-boarding).
“Dalam Gernas BBI, kita ingin melibatkan makin banyak platform digital. Maka, UMKM harus siap transformasi masuk ke digital,” kata Teten. (*)
Sumber: Antaranews.com

You may like

Enam Orang Diamankan! BNNK Karawang Bongkar Jaringan Peredaran 5.555 Obat Keras di Cilamaya Wetan Dan Kulon

Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026

Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur

Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang

Petani Sukasari Karawang Menjerit: Krisis Air Menahun, Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pompa dan Alat Pertanian!

Dari Upload Konten Sampai Live Stream Nyanyi Bareng, Indosat 5G Bikin QNF Chapter 5 Karawang Makin Pecah
Pos-pos Terbaru
- Enam Orang Diamankan! BNNK Karawang Bongkar Jaringan Peredaran 5.555 Obat Keras di Cilamaya Wetan Dan Kulon
- Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026
- Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur
- Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang
- PERS SUMSEL GEMPAR! Koalisi Jurnalis Turun ke Jalan, Desak Copot Dirintelkam dan Bongkar Aktor Intelektual Kekerasan!






