Connect with us

Regional

Meminimalisir Pelanggaran, Bawaslu Jabar Gelar Koordinasi Kerawanan Pemilu

Published

on

KARAWANG – Bertempat di Hotel Brits Karawang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat menyelenggarakan koordinasi dan refleksi Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) berdasarkan hasil Pemilu sebelumnya, Kamis (14/12/2023).

Ketua Bawaslu Jabar, Zacky Muhammad mengungkapkan, Bawaslu sudah melaunching IKP Bawaslu Provinsi Jawa Barat berada di ranking 4 secara Nasional. Tentu indikator IKP yang sudah dilaunching itu bagian dari refleksi hasil dari Pemilu sebelumnya yang sudah berlangsung.

“Kaitan dengan pemungutan suara ulang yang berpotensi terjadi, tentu berkaitan dengan ketaatan kepada mekanisme dan prosedur rekan kita pelaksana teknis,” ujarnya, Kamis (14/12/2023).

“Rekan KPPS dan rekan pemilih, karena salah satu implikasi terjadinya potensi pemungutan suara ulang adalah ketika pelaksana teknis KPPS dan pemilih tidak faham terkait dengan hak suara merupakan bagian dari hak yang diterima, misal surat suara jika terkait logistik,” imbuh Zacky.

Zacky menambahkan, daerah rawan berdasarkan IKP ada 8 Kabupaten/Kota di Jawa Barat, seperti Kabupaten Bandung, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasik, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kota Bekasi, Kabupaten Karawang, ada kategori rawan tinggi, sisanya rawan rendah dan tidak rawan.

“Berdasarkan data tersebut menjadi bahan pertimbangan potensi kerawanan pemilu indikatornya dalam aspek money politic, netralitas ASN. Selain itu potensi penyebaran dalam bentuk uang digital kita bekerjasama dengan fihak lembaga lain seperti Cyber Polri,” pungkasnya. (cho)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement