Connect with us

Regional

Layanan Hotline Mudik 2026 Polda Jabar Siap Bantu Pemudik

Published

on

KARAWANG – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat resmi meluncurkan layanan Hotline Mudik 2026 sebagai langkah strategis untuk menjamin kelancaran, keamanan, dan kenyamanan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Lebaran di wilayah Jawa Barat. Layanan ini dirancang untuk memberikan respons cepat terhadap segala kendala yang dihadapi pemudik di jalur arteri maupun tol.

Dirlantas Polda Jabar, Kombes Pol. Raydian Kokrosono, menyatakan bahwa integrasi teknologi informasi menjadi prioritas dalam Operasi Ketupat Lodaya tahun ini. Mengingat Jawa Barat merupakan titik tumpu arus mudik nasional, komunikasi yang cepat antara warga dan petugas menjadi kunci utama.

“Kami menyadari bahwa dinamika di lapangan saat mudik sangat tinggi. Oleh karena itu, kami menyediakan saluran komunikasi dua arah yang aktif 24 jam. Masyarakat tidak perlu bingung mencari bantuan, cukup hubungi hotline kami atau pindai QR Code yang tersedia di lapangan,” ujar Kombes Pol. Raydian dalam keterangannya di Bandung.

Akses Layanan Hotline

Polda Jabar menyediakan beberapa kanal komunikasi utama yang dapat diakses oleh masyarakat:

Hotline WhatsApp Utama: Melalui nomor 0821-1606-621. Melalui nomor ini, pemudik bisa mengirimkan pesan teks, foto, maupun lokasi terkini (share location) jika memerlukan bantuan darurat atau melaporkan kemacetan parah.

Layanan 110: Saluran telepon bebas pulsa yang terhubung langsung dengan pusat komando kepolisian untuk penanganan situasi darurat.

Inovasi QR Code: Stiker QR Code telah ditempelkan di lebih dari 330 Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) di seluruh jalur mudik Jabar. Pemudik cukup memindai kode tersebut untuk terhubung secara instan dengan petugas piket di wilayah tersebut.

Informasi Real-Time dan Bantuan Darurat

Layanan hotline ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat pengaduan, tetapi juga sebagai sumber informasi operasional terkait:

Update jadwal dan lokasi rekayasa lalu lintas (One Way, Contra Flow, dan Ganjil Genap).

Informasi kantong parkir dan titik lelah (rest area) di sepanjang jalur mudik.

Bantuan evakuasi kendaraan (derek) dan penanganan kecelakaan lalu lintas.

Kesiapan Personel

Untuk mendukung layanan ini, Polda Jabar telah menyiagakan total 26.692 personel gabungan yang tersebar di berbagai titik rawan macet dan rawan kecelakaan, termasuk di Jalur Tol Trans Jawa, Jalur Pantura, serta Jalur Selatan (Nagreg-Limbangan).

“Tujuan kami adalah ‘Mudik Ceria, Penuh Makna’. Kami mengimbau masyarakat untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima dan selalu memantau informasi lalu lintas melalui hotline kami sebelum memulai perjalanan,” tutup Dirlantas.(adv)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement