Connect with us

Regional

Komisi V DPRD Jabar Terima Aduan Terkait ‘Nama-nama Baru’ PPDB di SMAN 1 Ciomas Bogor

Published

on

INFOKA.ID – Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat menerima pengaduan dari masyarakat terkait adanya nama-nama baru yang muncul setelah penutupan pendaftaran Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2023, di SMA Negeri 1 Ciomas, Kabupaten Bogor.

Mendapat pengaduan masyarakat Ciomas tersebut, Komisi V DPRD Jabar bergerak cepat langsung mendatangi Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah I di Kabupaten Bogor.

“Kami menerima pengaduan dari masyarakat adanya nama-nama baru yang muncul setelah penutupan pendaftaran PPDB di SMA Negeri 1 Ciomas, jadi yang tergeser ini komplain mengeluhkan hal tersebut,” kata Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Abdul Hadi Wijaya, Kamis (13/7/2023).

Ia menegaskan Komisi V langsung melakukan pengecekan ke Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Jawa Barat di Kabupaten Bogor dan mendapati puluhan calon siswa yang memang pilihan keduanya di SMA Negeri 1 Ciomas.

“Kami melakukan konfirmasi dan membuka datanya satu persatu. Kami saksikan dan betul bahwa ada puluhan orang yang pilihan keduanya memilih SMA 1 Ciomas dan memang prosesnya seperti itu. Mereka dimasukan ketika pilihan satunya tidak diterima”, ujarnya.

Ia mengungkapkan dari hasil pengecekan berdasarkan data itu, pihaknya mendapat kepastian bahwa proses PPDB di sekolah tersebut sudah sesuai ketentuan.

“Langsung dengan help desk-nya, yang memiliki akses ke sistem di Jawa Barat, dan kami dapat kepastian bahwa proses secara data itu on the right track,” kata dia.

Namun begitu, berbagai catatan tetap menjadi perhatian Komisi V DPRD Jabar seperti halnya sekolah yang tidak bisa memenuhi 100 persen kuota rombongan belajarnya.

“Ini jadi catatan kami. Permasalahan daerah perkotaan yang padat dengan daerah yang luas dan penduduknya jarang itu berbeda. Harus ada formula yang membedakan untuk kondisi itu,” katanya.

Sementara, Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Provinsi Jawa Barat, Abur Mustikawanto mengatakan ada sebanyak 40 ribu pendaftar pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2023 di wilayah Kabupaten Bogor.

Dari jumlah tersebut, yang bisa diterima sekitar 20 ribu siswa atau 50 persen. (*)