Connect with us

Regional

Kecelakaan Mobil Dinas Bupati Kuningan, Dua Orang Tewas

Published

on

INFOKA.ID – Kecelakan maut yang melibatkan mobil dinas (mobdin) Bupati Kuningan, Acep Purnama, di Jalan Raya Sindangagung, Kuningan, Senin (3/4/2023).

Kecelakaan itu mengakibatkan tiga korban. Sebanyak dua di antaranya tewas.

Dari informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi di Jalan Raya Sindangagung, Kuningan, Senin (3/4/2023) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kepala BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana, mengatakan jumlah pasti korban serta kerusakan yang ditimbulkan akibat kecelakaan masih dalam proses pendataan.

“Kita sekarang sedang mendata korban maupun kerusakan bangunan dan kendaraan warga,” ujar Indra, Senin (3/4/2023).

Dia mengatakan, peristiwa terjadi usai rombongan meninjau lokasi bencana.

“Kebetulan saya berada dalam satu rombongan dengan pak bupati, habis meninjau lokasi bencana,” ujar Indra.

Dari hasil pemeriksaan, sopir mobil dinas bupati Kuningan berinisial UK (45) mengantuk saat mengemudikan kendaraan.

Akibatnya, mobil hilang kendali hingga menabrak sejumlah sepeda motor dan warung. Saat ini, sopir pribadi bupati Kuningan sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Sopir pribadi bupati kami tetapkan sebagai tersangka, karena kelalaiannya mengakibatkan dua orang meninggal dunia,” kata Kasatlantas Polres Kuningan AKP Vino Lestari.

Vino mengatakan, sopir Bupati Kuningan Acep Purnama yang berinisial UK (49) saat mengendarai mobil dinas dalam kondisi mengantuk.

Sehingga, lanjut Vino, akibat kelalaiannya dalam mengemudi mengakibatkan dua orang meninggal dunia di tempat dan satu lainnya luka berat.

Dia menjelaskan, pada saat di tempat kejadian perkara, kendaraan Toyota Hilux E-8888-Y yang dikendarai UK melaju dengan kecepatan normal, namun melawan arus karena di depannya terdapat mobil patwal.

“Akan tetapi karena sopir mengantuk sehingga kendaraan oleng dan menabrak lima kendaraan sepeda motor baik yang sedang terparkir maupun dikendarai,” tuturnya.

Vino memastikan dari hasil pemeriksaan, tersangka tidak mengonsumsi narkoba maupun obat terlarang lainnya, dan saat ini sudah dilakukan penahanan untuk proses lebih lanjut.

“Sopir sudah kami amankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Namun kami dapat pasti yang bersangkutan negatif dari obat terlarang maupun narkoba,” katanya. (*)

Sumber: Berbagai sumber