Regional
Kebakaran TPST Mekarjati Karawang Picu Asap Hitam Tebal
Published
8 bulan agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Kebakaran hebat melanda Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Mekarjati di Kelurahan Mekarjati, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Kamis (5/2/2026) pagi, yang mengakibatkan kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi dan terlihat hingga beberapa kilometer dari lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi di lapangan, kebakaran pertama kali terdeteksi sekitar pukul 08.30 WIB. Api diduga berasal dari tumpukan sampah Refuse Derived Fuel (RDF) yang telah mengering, menggunung, dan belum terangkut.
Komandan Regu Pemadam Kebakaran Kabupaten Karawang, Nanang mengatakan, kondisi cuaca panas diduga memicu peningkatan suhu di dalam tumpukan sampah yang mengandung gas metana, sehingga menimbulkan asap dan berkembang menjadi kobaran api.
“Kendala utama pemadaman di TPST Mekarjati adalah bangunan yang tertutup dan minim ventilasi, sehingga api dan asap terperangkap di dalam,” ujar Nanang di lokasi kejadian.
Ia menambahkan, hingga saat ini penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan dan masih memerlukan penelusuran lebih lanjut oleh pihak pengelola TPST.
“Untuk penyebab pastinya, kami belum bisa memastikan. Hal tersebut menjadi kewenangan pengelola TPST,” katanya.
Nanang juga menyampaikan, tebalnya asap sempat menyulitkan petugas untuk memasuki area kebakaran. Untuk mengatasi kondisi tersebut, petugas menggunakan blower guna mengeluarkan asap dari dalam bangunan.
“Blower digunakan agar asap dapat keluar maksimal sehingga jarak pandang membaik dan keselamatan petugas lebih terjaga,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Kelurahan Mekarjati, Yono, memastikan kebakaran tersebut tidak disebabkan oleh korsleting listrik. Menurutnya, pihak PLN telah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.
“Kebakaran ini bukan akibat korsleting listrik. PLN sudah melakukan pengecekan dan memastikan instalasi listrik aman,” terang Yono.
Ia menduga kebakaran dipicu oleh suhu tinggi yang menyebabkan reaksi gas di bagian bawah tumpukan sampah.
“Kemungkinan besar karena panas yang memicu reaksi gas dari dalam tumpukan sampah,” tuturnya.
Hingga Kamis siang, proses pemadaman masih dilakukan oleh petugas Damkar Pemerintah Kabupaten Karawang yang dibantu tim pemadam dari UPTD Rengasdengklok. Api dan asap dilaporkan mulai berangsur mengecil dan dalam kondisi terkendali. (rls)

You may like

Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026

Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur

Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang

Petani Sukasari Karawang Menjerit: Krisis Air Menahun, Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pompa dan Alat Pertanian!

Dari Upload Konten Sampai Live Stream Nyanyi Bareng, Indosat 5G Bikin QNF Chapter 5 Karawang Makin Pecah

Kekerasan Terhadap Anak di Karawang, Polisi Amankan Dua Pelaku di Bawah Umur
Pos-pos Terbaru
- Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026
- Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur
- Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang
- PERS SUMSEL GEMPAR! Koalisi Jurnalis Turun ke Jalan, Desak Copot Dirintelkam dan Bongkar Aktor Intelektual Kekerasan!
- Petani Sukasari Karawang Menjerit: Krisis Air Menahun, Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pompa dan Alat Pertanian!






