Connect with us

Regional

KATAR : Yayasan & SPPG Harusnya Jangan Bikin Kecewa Pemasok Bahan Baku Dapur MBG

Published

on

KARAWANG – Kekecewaan segelintir pengusaha kecil dan menengah selaku para pedagang bahan baku untuk kebutuhan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Makan Bergizi Gratis (MBG) belakangan ini mulai diungkap ke ranah publik.

Saat ini, rasa kecewa yang muncul dengan nada suara keluhan dari kalangan para pedagang kecil dan menengah terhadap pasokan bahan baku dan sistim transaksi di dapur SPPG mulai mengusik organisasi ketua Karang Taruna Desa Rengasdengklok Selatan untuk ikut turun tangan.

Seperti disampaikan wakil Ketua Karang Taruna Desa Rengasdengklok Selatan, Ipang,
karena beberapa pedagang yang menjadi pemasok bahan baku dapur SPPG memiliki keanggotaan di organisasi karang taruna, wakil Ketua Karang Taruna Desa Rengasdengklok Selatan lekas menampung untuk mengurai suara kekecewaan pedagang selaku pemasok bahan baku dapur Makan Bergizi Gratis dengan pihak SPPG.

Menurutnya kekecewaaan sejumlah pedagang selaku pemasok bahan baku ke dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) tertuju pada jalur rantai pasokan yang disediakan oleh Pemerintah pusat yakni melalui jalur Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) terhambat oleh mekanisme pembayaran dari pihak SPPG,

Namun demikian, sebagai jalur rantai pasokan bahan baku untuk dapur SPPG, wakil ketua Karang Taruna Desa Rengasdengklok Selatan mendesak agar KDMP turun tangan menyelesaikan terkait masalah mekanisme pembayaran dari pihak SPPG pada pihak pemasok, karena mekanisme yang digunakan dinilai bakalan merugikan pihak pedagang.

“harusnya sistimnya Cash-cashan itu. Dimana-mana juga pihak yayasan wajib untuk mem- beckup pembelanjaan dari umkm atau pedagang selaku pemasok bahan baku dapur SPPG”jelas Waketu Katar Desa Rengasdengklok Selatan, Ipang.(sgt)