Regional
Kasus Meninggalnya 4 Pekerja Tewas Keracunan Gas, Ghazali Center: Dirut PT MPS Bisa Terancam Hukuman
Published
2 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Direktur Ghazali Center Karawang, Lili Gozali mendesak pihak kepolisian untuk menyelidiki kasus meninggalnya empat pekerja yang tewas akibat keracunan gas di PT Multidaya Putra Sejahtera (MPS) pada Selasa (2/7/2024).
Menurut Lili, direktur utama selaku pimpinan dari perusahaan PT MPS dapat terjerat hukum pidana atas meninggalnya empat pekerja buruh saat bekerja di area lokasi pabrik pembuatan pupuk organik tersebut.
“Secara logika, Direktur utama PT.MPS sebagai pimpinan perusahaan juga bertanggungjawab secara hukum. Apalagi, kasus kematian 4 pekerja buruh pabrik di PT.MPS terindukasi ada kelalaian dari pihak perusahaan yang tidak menerapkan K3 sehingga menyebabkan korban kehilangan nyawa,” ucapnya, Rabu (3/7/2024).
Sesuai pada KUHP, lanjut Lili, direktur perusahaan bisa terancam hukuman pidana seperti tertuang pada pasal 359 KUHP
“bunyi Pasal 359 KUHP: Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain mati, diancam dengan pidana penjara paling lama 5 tahun atau pidana kurungan paling lama 1 tahun. Mendengar kejadian di PT.MPS kita yakin cukup memenuhi unsur-unsur Pasal 359 KUHP. “jelasnya .
Oleh karena itu, Lili mendesak agar pihak kepolisin segera untuk mengambil tindakan hukum setelah hasil dari proses pemeriksaan penyebab kematian diterbitkan tim inafis.
Pada kasus ini, Lili Ghazali juga menyebut jika pihak kepolisian bisa langsung bertindak tanpa ada laporan dari pihak keluarga korban.
“Untuk permintaan maaf atau santunan maupun ganti rugi hanya sebagai unsur yang meringankan saja,” jelasnya.
Sebelumnya, empat orang tewas dan satu orang kritis keracunan saat membersihkan toren produksi pupuk PT Multidaya Putra Sejahtera (MPS) Desa Karyasari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Selasa (2/7/2024).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, lima pekerja ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri oleh pekerja lainnya di area lokasi produksi pabrik.
Setelah dibawa ke rumah sakit, dua pekerja diantaranya dinyatakan sudah meninggal dunia, sedangkan dua pekerja lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis. (sgt)
You may like

Bupati Tinjau Pembangunan Infrastruktur dan Penataan Kawasaan Perkotaan Karawang

Porprov Jabar, Sekda Lepas Kontingen Sepakbola Putri Karawang

Pemkab Karawang Buka Beasiswa Karawang Cerdas 2026

Bupati : Pemuda Adalah Aktor dan Penggerak Perubahan Bangsa

Wabup Maslani Pimpin Apel Siaga Bencana 2026

Bupati : CSR Perusahaan Karawang Capai Rp 58 Miliar
Pos-pos Terbaru







