Regional
Jaga Stabilitas Stok, 200 Ton Pupuk NPK Subsidi Dikirim ke Karawang
Published
1 bulan agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Pupuk Indonesia mendistribusikan 200 ton pupuk NPK bersubsidi ke Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Tambahan pasokan ini menjadi napas baru bagi petani Karawang yang tengah memasuki fase krusial masa tanam musim ini.
“Sebanyak 200 ton pupuk NPK bersubsidi sudah dikirim ke Karawang. Untuk memenuhi kebutuhan petani di wilayah Kecamatan Jayakerta,” kata Taufik, AE Pupuk Indonesia wilayah Karawang-Purwakarta, Senin, 16 Maret 2025.
Taufik menuturkan, Pupuk Indonesia memastikan distribusi pupuk subsidi tetap berjalan dan terus dimonitor secara intensif. “Perusahaan terus memperkuat pengawasan serta pembinaan dalam rantai distribusi pupuk subsidi bersama stakeholder lainnya,” ujar Taufik.
Perusahaan juga konsisten melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah guna memantau kondisi distribusi pupuk di lapangan. Ia menegaskan bahwa perusahaan secara konsisten melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah guna memantau kondisi distribusi pupuk di lapangan.
“Pupuk Indonesia selalu berkoordinasi dan melakukan pengawasan bersama secara rutin dengan Dinas Pertanian & Ketahanan Pangan Kabupaten Karawang. Jika terdapat kendala di lapangan, kami bersama-sama saling membantu dan mendukung untuk memastikan program produktivitas pertanian dapat terus berjalan dengan baik,” tambahnya.
Melalui sinergi seluruh pihak, diharapkan ketersediaan pupuk bagi petani dapat terus terjaga sehingga produktivitas pertanian di Kabupaten Karawang dan wilayah Jawa Barat secara umum dapat terus meningkat.
Berdasarkan data yang dihimpun hingga Kamis, 12 September 2026, stok pupuk subsidi di kios mencapai 4.251,09 Ton, terdiri dari Urea sebanyak 2.524,5 Ton, NPK sebanyak 1.555 Ton, dan Organik sebanyak 171 Ton.
“Stok pupuk tersebut sesuai dengan ketentuan minimum yang diatur pemerintah dan sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam satu bulan kedepan,” ujar Taufik.
Sebagai bentuk optimalisasi distribusi, Pupuk Indonesia grup telah memanfaatkan Distribution Planning and Control System (DPCS). Teknologi informasi ini merupakan sistem terintegrasi yang didesain untuk melakukan kontrol rantai pasok distribusi pupuk subsidi secara optimal.
Melalui aplikasi tersebut, Sistem DPCS Pupuk Indonesia tersebut didukung oleh jaringan distribusi yang luas. Diantaranya 4 unit pengantongan, 6 unit Distribution Center (DC), 203 kapal laut, 6.000 lebih truk, 600 gudang penyangga dan distributor.
“Datanya realtime, jadi kami dapat memantau stok pupuk subsidi mulai dari lini produksi hingga ke tingkat distributor,”kata Taufik. (hl/KP)


You may like

May Day 2026: Polres Karawang Pastikan Keberangkatan Buruh ke Monas dan DPR Berjalan Aman

Diduga Terkena Benang, Warga Ciampel Meninggal di Atas Motor

Gandeng Kemendagri, FISIP Unsika Gelar SemNas Bahas Sinkronisasi Kebijakan Pusat dan Daerah

Syiar, DPRD NasDem Karawang Dorong DKM dan Muadzin Masjid Dapat Honor Daerah Tahunan

Wujud Solidaritas, Band Hard Rock Metal Karawang, NOEND Bakal Gebrak Panggung May Day di Depan Gedung DPR RI

Srikandi PLN Bersama YBM PLN UP3 Karawang Berbagi Kebahagiaan untuk Masyarakat
Pos-pos Terbaru
- May Day 2026: Polres Karawang Pastikan Keberangkatan Buruh ke Monas dan DPR Berjalan Aman
- Diduga Terkena Benang, Warga Ciampel Meninggal di Atas Motor
- Gandeng Kemendagri, FISIP Unsika Gelar SemNas Bahas Sinkronisasi Kebijakan Pusat dan Daerah
- Syiar, DPRD NasDem Karawang Dorong DKM dan Muadzin Masjid Dapat Honor Daerah Tahunan
- Wujud Solidaritas, Band Hard Rock Metal Karawang, NOEND Bakal Gebrak Panggung May Day di Depan Gedung DPR RI






