Regional
Hari Pertama Penyekatan Larangan Mudik, Ratusan Kendaraan R2 dan R4 Diputar Balik
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Hari pertama pemberlakukan penyekatan larangan mudik di wilayah Karawang. Sebanyak 2.056 kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4), telah diperiksa di 15 titik Posko Pengamanan (Pospam) Penyekatan yang tersebar di Karawang, sejak pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB, Kamis (06/05/2021).
“Hampir 300-an lebih kendaraan R2, dan juga hampir 140-an lebih R4 berplat nomor luar Karawang yang diduga akan melakukan pejalanan mudik, berhasil kita putar balikan di Pospam Penyekatan Tanjungpura Karawang,” ungkap Kapolres Karawang, AKBP Rama Samtama Putra usai mendampingi kunjungan pengecheckan dan pemantauan Kapolda Jabar, Irjen Pol Ahmad Dofiri di Pospam Penyekatan Tanjungpura, Karawang, Jabar.
Dikatakan Rama, sejak diberlakukannya penyekatan peniadaan mudik dengan pengecualian sesuai dengan Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN), bahwa semalam pihaknya sudah langsung “Action”.
“Sampai dengan siang ini, kita petugas gabungan dari Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Karawang, terus bersinergi dan tidak menyerah untuk melakukan upaya penyekatan terhadap pengendara yang akan melintas khususnya di luar plat nomor T Karawang,” katanya.
Adapun petugas gabungan itu, kata Rama, terdiri dari Kodim 0604 Karawang, BPBD, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, dan Dinas Sosial Kabupaten Karawang.
“Rata-rata mau pada mudik ke Jawa Barat dan Jawa Tengah ya. Sejauh ini, belum kita temukan modus para pemudik yang coba mengelabui petugas di posko penyekatan ya, karena pemberlakuan penyekatan dengan pengetatan ini baru berlangsung satu hari. Masih ada beberapa hari kedepan,” jelasnya.
Selain itu, disinggung terkait dengan pernyataan Kapolda Jabar, Irjen Pol Ahmad Dofiri yang menyatakan dua titik krusial paling rawan berada di KM 46 Tol Jakarta-Cikampek (Japek), Karawang Barat dan perbatasan Bekasi-Karawang di jalur arteri Tanjungpura, Karawang, Jabar.
Rama menjawab bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi dan komunikasi penyekatan dengan jajaran Polres Bekasi guna mengantisipasi antrian kendaraan pemudik yang hendak memasuki wilayah Kabupaten Karawang.
“Kita tetap koordinasi dan komunikasi penyekatan dengan yang di wilayah Kabupaten Bekasi. Artinya, hal ini harus seiring sejalan biar sama-sama saling mengantisipasi tentang ekor kendaraan pemudik,” ucapnya.
“Kita juga harus bisa pegang memegang kendali antisipasi antrian kepadatan kendaraan pada saat melintas di pos pemeriksaan. Maka, koordinasi dan komunikasi ini sangat penting serta akan terus kita lakukan. Kita juga sambil harus melihat kondisi di lapangan,” ungkapnya. (adv)

You may like

May Day 2026: Polres Karawang Pastikan Keberangkatan Buruh ke Monas dan DPR Berjalan Aman

Diduga Terkena Benang, Warga Ciampel Meninggal di Atas Motor

Gandeng Kemendagri, FISIP Unsika Gelar SemNas Bahas Sinkronisasi Kebijakan Pusat dan Daerah

Syiar, DPRD NasDem Karawang Dorong DKM dan Muadzin Masjid Dapat Honor Daerah Tahunan

Wujud Solidaritas, Band Hard Rock Metal Karawang, NOEND Bakal Gebrak Panggung May Day di Depan Gedung DPR RI

Srikandi PLN Bersama YBM PLN UP3 Karawang Berbagi Kebahagiaan untuk Masyarakat
Pos-pos Terbaru
- May Day 2026: Polres Karawang Pastikan Keberangkatan Buruh ke Monas dan DPR Berjalan Aman
- Diduga Terkena Benang, Warga Ciampel Meninggal di Atas Motor
- Gandeng Kemendagri, FISIP Unsika Gelar SemNas Bahas Sinkronisasi Kebijakan Pusat dan Daerah
- Syiar, DPRD NasDem Karawang Dorong DKM dan Muadzin Masjid Dapat Honor Daerah Tahunan
- Wujud Solidaritas, Band Hard Rock Metal Karawang, NOEND Bakal Gebrak Panggung May Day di Depan Gedung DPR RI







