Connect with us

Regional

Harga Telur Ayam Melonjak, Pedagang di Karawang Ancam Mogok Jualan

Published

on

INFOKA.ID – Pedagang telur ayam di Karawang, Jawa Barat menutup kios sementara karena harga telur yang melonjak. Bahkan, para pedagang mengancam mogok jualan bila harga telur ayam tak kunjung turun.

Seperti yang diakui oleh Amos (50) pedagang telur ayam Pasar Johar Karawang, menutup tokonya sementara sebagai protes karena kenaikan harga telur ayam yang dinilainya tidak normal.

Ia mengungkapkan, harga telur ayam telah mencapai Rp 33.000 per kilogram. Padahal normalnya maksimal Rp 25.000 per kilogram.

Ia pun mengaku kerap kena omel pembeli yang protes lantaran harga telur terus merangkak naik.

“Kita sering kena marah konsumen, karena kenaikan harga telur. Lalu konsumen juga banyak yang mengurangi pembelian dan ada juga yang enggak jadi beli,” kata Amos, Rabu (24/8/2022) kemarin.

Amos menjelaskan, biasanya dirinya bisa menghabiskan 3 kuintal telur ayam dalam sehari. Namun dalam seminggu ini pihaknya hanya mampu menjual 100 kilogram telur ayam.

“Kemarin juga ada dua kios yang memilih untuk tutup sementara juga,” katanya.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Karawang Gerry Sigit Samrodi mengatakan Disperindag Karawang sedang menelusuri penyebab kenaikan hargan telur dalam seminggu ini.

Dia menduga kenaikan harga yang cukup tinggi bisa disebabkan oleh penyimpangan distribusi dari produsen telur ayam.

Meski begitu, Gerry mengakui dalam seminggu terakhir harga telur di wilayahnya naik menjadi Rp 30.500-31.000 per kilogram dari sebelumnya Rp 27.000 per kilogram.

“Kita tengah menelusuri jalur distribusi, khawatir ada dugaan penyelewengan yang harusnya untuk Karawang dialihkan ke wilayah lain,” kata Gerry.

Gerry meminta pedagang tak terlalu khawatir. Sebab pihaknya tengah berupaya.

“Kami mencoba, kalau produsen kekurangan, kami sedang mencari produsen lain untuk memenuhi kebutuhan di Kabupaten Karawang,” ungkap Gerry.