Regional
Gubernur Jabar Sebut Bakal Relokasi Warga Korban Gempa Cianjur
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut bakal merelokasi rumah-rumah warga yang rusak terdampak gempa Cianjur ke lokasi lain.
Ridwan Kamil mengatakan relokasi itu dilakukan supaya warga bisa berada di zona aman jika gempa bumi besar kembali mengguncang wilayah tersebut.
“Tadi Pak Presiden didampingi Pak Wagub (Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum) menginstruksikan untuk segera memindahkan area yang rawan ke lokasi baru. Jadi kami dalam hari-hari ini, akan mencari lokasi,” kata Ridwan Kamil dikutip Detikcom, Kamis (24/11/2022).
Ridwan Kamil menyatakan Pemprov Jabar sedang mempersiapkan lokasi baru untuk kebutuhan tempat tinggal warga Cianjur.
Ia menyebut, jika lokasinya sudah ditentukan, Presiden Joko Widodo baru bisa menginstruksikan Kementerian PUPR supaya segera membangun rumah-rumah warga yang rusak terkena gempa M 5,6 tersebut.
Berbekal kerjasama yang telah disepakati dengan Provinsi Shizouka, Jepang, Ridwan Kamil menginginkan rumah-rumah yang dibangun itu nantinya bisa tahan gempa. Atau paling tidak, di rumah warga yang direnovasi, bakal didesain kembali dengan sistem bangunan yang tahan terhadap gempa bumi.
“Kalau lokasi sudah terpilih, Pak Presiden menginstruksikan Kementerian PUPR untuk segera membangun. Proses membangun ini tentulah rumahnya harus tahan gempa, salah satu yang kita kerjasamakan dengan Shizouka. Itu kalau di lokasi baru, atau di rumah-rumah eksisting yang sudah terbangun, nanti penguatannya seperti apa yang akan kita bahas di kerjasama itu,” tuturnya.
Sebagaimana diketahui, Jawa Barat resmi mendapat kesepakatan dengan Provinsi Shizouka, Jepang untuk belajar mengenai kebencanaan.
Menurut Ridwan Kamil, Pemprov Jabar akan banyak mendapat ilmu dari Shizouka karena memang sudah 50 tahun warganya berpengalaman menghadapi bencana, termasuk gempa bumi.
Rencananya, pemprov akan mengirim sejumlah staf pemerintahan ke Shizouka untuk mempelajari langsung tentang ilmu kebencanaan tersebut.
Selain itu, Jabar juga bakal banyak belajar mengenai edukasi kebencanaan kepada warganya yang telah diterapkan selama bertahun-tahun di sana.
“Kami akan mengirim staf Pemprov Jabar ke Shizouka untuk mempelajari proses edukasinya, kan mereka sudah pengalaman menghadapi kebencanaan selama 50 tahun,” katanya. (*)
Sumber: Detikcom


You may like

Dua Anak Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Bekas Galian Empang, Polres Karawang Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan

Kapolda Jabar Pimpin Rakor Kondusivitas Kawasan Industri di Karawang, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi Nasional

Layanan MCU Gratis Primaya Hospital di Nobar Piala Dunia 2026 Karawang Diserbu Warga

District East dan BNET Jalin Kemitraan Strategis untuk Membangun Ekosistem Smart and Green Living di Karawang

Kapolres Karawang Hadiri Haul ke-4 Hj. Dadah Hamidah, Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas Bersama

Imigrasi Karawang Gelar Layanan Pasporia di Akhir Pekan, Urus Paspor Cuma 15 Menit!
Pos-pos Terbaru
- Dua Anak Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Bekas Galian Empang, Polres Karawang Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan
- Kapolda Jabar Pimpin Rakor Kondusivitas Kawasan Industri di Karawang, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi Nasional
- Layanan MCU Gratis Primaya Hospital di Nobar Piala Dunia 2026 Karawang Diserbu Warga
- District East dan BNET Jalin Kemitraan Strategis untuk Membangun Ekosistem Smart and Green Living di Karawang
- Kapolres Karawang Hadiri Haul ke-4 Hj. Dadah Hamidah, Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas Bersama






