Regional
Gempar Paham Khilafatul Muslimin, Disdikpora Karawang Siap Melalukan Upaya Pencegahan ke Sekolah
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Bahaya paham anti Pancasila diduga telah menyusup ke sekolah-sekolah. Terlebih pasca ditangkapnya dua pimpinan Khilafatul Muslimin, seperti dibeberkan Pihak Polres Karawang beberapa waktu lalu.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang, Asep Djunaedi mengaku, pihaknya tidak mengetahui jika ada sekolah di Kabupaten Karawang yang diduga terafiliasi paham tersebut.
“Kami tidak tahu data adanya sekolah di Karawang terindikasi paham Khilafatul Muslimin. Nama-nama sekolahnya pun kami tidak tahu,” ujarnya kepada Infoka, Rabu (16/6/2022).
Asep menambahkan, sejauh ini tidak ada laporan atau tembusan kepada Disdikpora, baik dari Pihak Kepolisian maupun Kesbangpol soal adanya sekolah seperti itu. Namun demikian, pihaknya selalu mengadakan pertemuan rutin dengan pengurus dan pembina yang masing-masing membawahi beberapa sekolah.
“Sebelum ada informasi ini juga Disdikpora sudah jauh-jauh hari melakukan pembinaan ke sekolah-sekolah agar memberikan penguatan pendidikan karakter bagi para peserta didiknya. Selain itu, kita juga ada Satuan Tugas (Satgas) Pelajar di setiap sekolah,” jelasnya.
Masih Asep menambahkan, kedepan Disdikpora bersama Kesbangpol dan Kepolisian di dalam wadah tim Penanganan Konflik Sosial, akan melakukan upaya pencegahan masuknya paham radikalisme dan anti Pancasila ke dalam dunia pendidikan.
“Kemarin memang dari pihak Kepolisian dan Kesbangpol berencana melakukan pembinaan dengan juga melibatkan Kemenag. Tetapi Kemenag tidak mau digabungkan alias terpisah dengan Disdik,” katanya.
Sambung masih Asep menambahkan, selain memberikan pemahaman ke sekolah tentang bahaya paham radikalisme. Tim tersebut juga melakukan penguatan ideologi Pancasila kepada sekolah-sekolah.
“Bisa juga, nanti TNI-Polri misalnya menjadi pembina upacara di sekolah-sekolah, jika sudah masuk ke tahun ajaran baru,” pungkasnya. (cho)

You may like

Enam Orang Diamankan! BNNK Karawang Bongkar Jaringan Peredaran 5.555 Obat Keras di Cilamaya Wetan Dan Kulon

Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026

Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang

Petani Sukasari Karawang Menjerit: Krisis Air Menahun, Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pompa dan Alat Pertanian!

Dari Upload Konten Sampai Live Stream Nyanyi Bareng, Indosat 5G Bikin QNF Chapter 5 Karawang Makin Pecah

Kekerasan Terhadap Anak di Karawang, Polisi Amankan Dua Pelaku di Bawah Umur
Pos-pos Terbaru
- Enam Orang Diamankan! BNNK Karawang Bongkar Jaringan Peredaran 5.555 Obat Keras di Cilamaya Wetan Dan Kulon
- Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026
- Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur
- Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang
- PERS SUMSEL GEMPAR! Koalisi Jurnalis Turun ke Jalan, Desak Copot Dirintelkam dan Bongkar Aktor Intelektual Kekerasan!






