Regional
Dugaan Pungli di Kecamatan Lalan, GPS Laporkan ke Aparat Penegak Hukum
Published
9 bulan agoon
By
Redaksi
MUSIBANYUASIN -Aktivis Gerakan Pemuda Sriwijaya (GPS), Detra, menyesalkan pemberitaan di beberapa media yang menyatakan bahwa 27 Kades di Kecamatan Lalan, Kabupaten Muba, tidak melakukan Pungli. Menurut Detra, pernyataan tersebut tidak akurat dan tidak berdasarkan fakta.
“Seharusnya para awak media tersebut konfirmasi dulu kepada saya, sebagai pihak yang sebelumnya melakukan demo, mengenai dugaan korupsi yang dilakukan para Kades di Kecamatan Lalan,” ujar Detra.
Detra mempertanyakan bagaimana mungkin Kades bisa patuh atau tunduk atas perintah PT Pilar selaku pihak ketiga untuk memungut atau mengumpulkan biaya pemasangan peralihan listrik dari PT MEP ke PLN. “Apakah PT Pilar itu atasan Kades?” tanya Detra.
Detra juga menyoroti bahwa seluruh Kades di Kecamatan Lalan serempak menuruti perintah pihak ketiga, mengumpulkan uang dari masyarakat, diduga karena mendapatkan fee. Sementara itu, ribuan masyarakat menjadi korban karena sudah membayar tetapi belum menikmati listrik PLN.
“Di RDP waktu itu, para Kades tersebut mengatakan bahwa uang yang mereka terima dari masyarakat sudah disetorkan kepada pihak ketiga (PT PILAR). Tetapi yang janggal dan aneh, pihak ketiga yang dimaksud tidak hadir dan tidak bisa dihubungi untuk diverifikasi atau untuk dimintai keterangan,” ungkap Detra.
Detra juga mempertanyakan mengapa masyarakat yang menggunakan meteran 900 VA masih dimintai biaya pemasangan Rp. 1.500.000,- (satu juta lima ratus ribu rupiah), padahal Gubernur Sumatera Selatan menjamin penyediaan dana untuk pembayaran biaya penyambungan pelanggan untuk rumah tangga (R1-900 VA).
“Yang berhak menentukan ada atau tidaknya pungli itu Aparat Penegak Hukum (APH), bukan DPRD atau wartawan. Oleh karena itu, Pungli yang diduga dilakukan seluruh Kades di Kecamatan Lahan ini sudah kami laporkan kepada Aparat Penegak Hukum. Kita tunggu saja hasil pemeriksaan, penyelidikan dan penyidikan dari APH,” pungkas Detra. (Syaiful Jabrig)


You may like
Pos-pos Terbaru
- Dua Anak Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Bekas Galian Empang, Polres Karawang Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan
- Kapolda Jabar Pimpin Rakor Kondusivitas Kawasan Industri di Karawang, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi Nasional
- Layanan MCU Gratis Primaya Hospital di Nobar Piala Dunia 2026 Karawang Diserbu Warga
- District East dan BNET Jalin Kemitraan Strategis untuk Membangun Ekosistem Smart and Green Living di Karawang
- Kapolres Karawang Hadiri Haul ke-4 Hj. Dadah Hamidah, Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas Bersama
