Regional
Distan Cirebon Imbau Petani Percepat Masa Tanam Padi
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mengimbau kepada petani untuk mempercepat masa tanam padi, mengingat saat ini sudah masuk musim hujan.
“Saat ini sudah masuk musim hujan, jadi kami meminta agar petani mempercepat masa tanam,” kata Kepala Distan Kabupaten Cirebon Asep Pamungkas, Minggu (13/11/2022).
Ia mengatakan dari informasi Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Cirebon sudah masuk musim hujan, sehingga petani harus segera melakukan percepatan masa tanam padi.
Asep menjelaskan ketika masa tanam padi dilakukan pada saat puncak musim hujan, dikhawatirkan akan mempengaruhi produksi, dan ancaman gagal panen dipastikan bakal terjadi sehingga merugikan para petani.
“Sekarang sudah mulai musim hujan. Jadi, sangat cocok untuk tanam padi, jangan sampai ketika hujan sudah tinggi baru menanam, itu akan berisiko,” katanya.
Menurut dia, ketika puncak musim hujan biasanya di Kabupaten Cirebon, sering terjadi banjir dan mengakibatkan tanaman padi puso akibat terendam banjir, untuk itu perlu diwaspadai oleh para petani.
Apalagi, ketika baru tanam maka ancaman busuk batang pun bisa terjadi, dan ini yang perlu dihindari oleh para petani, sehingga perlu adanya percepatan masa tanam. “Untuk menghindari puso, jadi harus segera melakukan percepatan masa tanam,” katanya.
Sementara itu, untuk produksi padi di Kabupaten Cirebon, lanjut Asep, pada 2022 hingga triwulan III mencapai 492.803 ton gabah kering giling (GKG) atau 315.936 ton setara beras, dan dipastikan mengalami surplus.
Menurut dia, produksi padi tersebut tersebar di 40 kecamatan yang berada di Kabupaten Cirebon, baik di lahan sawah maupun lahan darat.
Ia menjelaskan, dengan telah mencapainya produksi sebanyak 492.803 ton GKG atau 315.936 ton setara beras, maka pada tahun ini Kabupaten Cirebon sudah dipastikan surplus, mengingat untuk konsumsi beras di daerah itu per tahun berada di angka 254.116 ton, dari total populasi penduduk mencapai 2 juta orang jiwa.
“Kalau konsumsi beras per tahun itu diperkirakan kurang lebih 254.116 ton, sedangkan hingga triwulan III produksi sudah mencapai 315.936 ton setara beras, sehingga pada tahun 2022 ini dapat dipastikan surplus,” katanya. (*)
Sumber: Antara

You may like

Fondasi Indonesia Emas 2045, Cellica Nurrachadiana Tegaskan Pentingnya Ketahanan Keluarga dari Tingkat Desa

Dari Hunian Terjangkau Menuju Kota Yang Hidup, HWB Purwakarta Mulai Serah Terima 1.500 Unit

PT Pindo Deli 2 Buka Suara Soal Dugaan Kebocoran Kimia di Karawang: Dipicu Kaporit Terkena Air Hujan

Imigrasi Karawang Resmikan Beranda Imigrasi, Cegah TPPO dan Tingkatkan Pelayanan bagi CPMI

Diduga Keracunan Gas PT Pindo Deli 2, Puluhan Warga Karawang Dievakuasi karena Sesak Napas

Brus, Kepala KUA Telagasari Ingatkan Siswi SMA IT Insan Harapan Potensi Negatif Pernikahan Dini
Pos-pos Terbaru
- Fondasi Indonesia Emas 2045, Cellica Nurrachadiana Tegaskan Pentingnya Ketahanan Keluarga dari Tingkat Desa
- Dari Hunian Terjangkau Menuju Kota Yang Hidup, HWB Purwakarta Mulai Serah Terima 1.500 Unit
- PT Pindo Deli 2 Buka Suara Soal Dugaan Kebocoran Kimia di Karawang: Dipicu Kaporit Terkena Air Hujan
- Imigrasi Karawang Resmikan Beranda Imigrasi, Cegah TPPO dan Tingkatkan Pelayanan bagi CPMI
- Diduga Keracunan Gas PT Pindo Deli 2, Puluhan Warga Karawang Dievakuasi karena Sesak Napas






