Regional
Distan Cirebon Imbau Petani Percepat Masa Tanam Padi
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mengimbau kepada petani untuk mempercepat masa tanam padi, mengingat saat ini sudah masuk musim hujan.
“Saat ini sudah masuk musim hujan, jadi kami meminta agar petani mempercepat masa tanam,” kata Kepala Distan Kabupaten Cirebon Asep Pamungkas, Minggu (13/11/2022).
Ia mengatakan dari informasi Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Cirebon sudah masuk musim hujan, sehingga petani harus segera melakukan percepatan masa tanam padi.
Asep menjelaskan ketika masa tanam padi dilakukan pada saat puncak musim hujan, dikhawatirkan akan mempengaruhi produksi, dan ancaman gagal panen dipastikan bakal terjadi sehingga merugikan para petani.
“Sekarang sudah mulai musim hujan. Jadi, sangat cocok untuk tanam padi, jangan sampai ketika hujan sudah tinggi baru menanam, itu akan berisiko,” katanya.
Menurut dia, ketika puncak musim hujan biasanya di Kabupaten Cirebon, sering terjadi banjir dan mengakibatkan tanaman padi puso akibat terendam banjir, untuk itu perlu diwaspadai oleh para petani.
Apalagi, ketika baru tanam maka ancaman busuk batang pun bisa terjadi, dan ini yang perlu dihindari oleh para petani, sehingga perlu adanya percepatan masa tanam. “Untuk menghindari puso, jadi harus segera melakukan percepatan masa tanam,” katanya.
Sementara itu, untuk produksi padi di Kabupaten Cirebon, lanjut Asep, pada 2022 hingga triwulan III mencapai 492.803 ton gabah kering giling (GKG) atau 315.936 ton setara beras, dan dipastikan mengalami surplus.
Menurut dia, produksi padi tersebut tersebar di 40 kecamatan yang berada di Kabupaten Cirebon, baik di lahan sawah maupun lahan darat.
Ia menjelaskan, dengan telah mencapainya produksi sebanyak 492.803 ton GKG atau 315.936 ton setara beras, maka pada tahun ini Kabupaten Cirebon sudah dipastikan surplus, mengingat untuk konsumsi beras di daerah itu per tahun berada di angka 254.116 ton, dari total populasi penduduk mencapai 2 juta orang jiwa.
“Kalau konsumsi beras per tahun itu diperkirakan kurang lebih 254.116 ton, sedangkan hingga triwulan III produksi sudah mencapai 315.936 ton setara beras, sehingga pada tahun 2022 ini dapat dipastikan surplus,” katanya. (*)
Sumber: Antara


You may like

Diduga Terkena Benang, Warga Ciampel Meninggal di Atas Motor

Gandeng Kemendagri, FISIP Unsika Gelar SemNas Bahas Sinkronisasi Kebijakan Pusat dan Daerah

Syiar, DPRD NasDem Karawang Dorong DKM dan Muadzin Masjid Dapat Honor Daerah Tahunan

Wujud Solidaritas, Band Hard Rock Metal Karawang, NOEND Bakal Gebrak Panggung May Day di Depan Gedung DPR RI

Srikandi PLN Bersama YBM PLN UP3 Karawang Berbagi Kebahagiaan untuk Masyarakat

Bareng DMI Kecamatan, KUA Telagasari Sosialisasikan Pentingnya ID Masjid Bagi Semua DKM
Pos-pos Terbaru
- May Day 2026: Polres Karawang Pastikan Keberangkatan Buruh ke Monas dan DPR Berjalan Aman
- Diduga Terkena Benang, Warga Ciampel Meninggal di Atas Motor
- Gandeng Kemendagri, FISIP Unsika Gelar SemNas Bahas Sinkronisasi Kebijakan Pusat dan Daerah
- Syiar, DPRD NasDem Karawang Dorong DKM dan Muadzin Masjid Dapat Honor Daerah Tahunan
- Wujud Solidaritas, Band Hard Rock Metal Karawang, NOEND Bakal Gebrak Panggung May Day di Depan Gedung DPR RI






