Regional
Direktur KBC Tuding DPRD Karawang Malas Kerja, Malah Sibuk Menjadi Caleg
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Sorotan miring kembali ditujukan kepada kinerja DPRD Karawang. Kali ini, DPRD dituding males menyelesaikan laporan LKPJ bupati dan terkesan lebih sibuk menjadi Caleg ketimbang menjalankan Tupoksinya sebagai anggota dewan.
Direktur Karawang Buddeting Control (KBC), Ricky Mulyana mengatakan berdasarkan hasil investigasi diketahui jika pihak eksekutif sudah menyerahkan laporan LKPJ bupati sejak Maret lalu. Namun hingga bulan Mei 2023 belum ada hasil rekomendasi DPRD atas lampiran LKPJ bupati.
“Kalau sudah 30 hari sejak dilaporkan belum juga ada rekomendasi DPRD artinya LKPJ bupati sudah disetujui. Kalau seperti ini kinerja DPRD lemah dan memalukan,” kata Ricky Mulyana, Rabu (7/6/2023).
Menurut Ricky Mulyana, LKPJ bupati penting untuk dibahas karena itu bentuk pertanggungjawaban mengawasi jalannya pembangunan di Karawang. Anggota DPRD punya tanggungjawab membuat rekomendasi LKPJ bupati.
“Kalau tidak di rekomendasi artinya dewan setuju dong. Harusnya dewan malu kalau kinerjanya seperti itu,” katanya.
Ricky Mulyana mengatakan, kinerja DPRD Karawang harus mendapat pengawasan langsung dari masyarakat Karawang karena dalam beberapa masalah terkesan melakukan pembiaran. Apalagi masalah penting seperti LKPJ bupati atau pembuatan Perda yang molor.
“Kalau DPRD nya males ya rakyat yang harus mengawasi kerja mereka,” katanya.
Sementara ketika dikonfirmasi Sèkretariat Daerah (Sekda) Karawang, Acep Jamhuri membenarkan jika pemerintah sudah menyerahkan laporan LKPJ bupati sejak bulan Maret ke DPRD. Hanya saja sampai awal Juni belum menerima rekomendasi DPRD.
“Sudah kami serahkan ke DPRD dan kami masih menunggu rekomendasi DPRD atas laporan LKPJ bupati itu. Saya juga tidak tahu alasannya kenapa begitu lama rekomendasinya,” kata Acep Jamhuri.
Menurut Acep pihaknya juga tidak mengerti kenapa dewan tidak membentuk tim Pansus DPRD untuk membahas LKPJ bupati. DAPD malah menugaskan Badan Anggaran (Banggar) DPRD menyelesaikan rekomendasi DPRD.
“Harusnya Pansus DPRD yang bertugas soal ini bukan Banggar. Ini juga yang membuat kita bingung,” katanya.
Acep mengatakan akibat keterlambatan DPRD merekomendasikan LKPJ bupati, Pemkab Karawang mendapat teguran dari Pemerintah Provinsi.
Bahkan Tim Laporan Pemyelenggaraan Pemerintahan daerah (LPPD) Jawa Barat datang ke Karawang dan melakukan pemeriksaan kepada sejumlah OPD di bagian pemerintahan.
“Mereka sudah turun ke Karawang dan melakukan pemeriksaan. Kami tidak masalah sih tapi menyayangkan kenapa DPRD lama membuat rekomendasi,” katanya. (red)

You may like

Tembus 1.740 Peserta, Pupuk Kujang Gelar Event Lari di Kawasan Industri

Dukung Penerapan EPR, Unicharm Edukasi Pilah Sampah ke Masyarakat di Karawang demi Wujudkan Peta Jalan Pengurangan Sampah 2029

Dukung Swasembada Pangan, Personil Polsek Klari Kontrol Lahan Jagung Pastikan Tumbuh Dengan Baik

Pastikan Tumbuh Dengan Baik, Satreskrim Polres Karawang Bersama Petani Cek Pertumbuhan Tanaman Jagung

Satu-satunya Dari Jawa Barat, NOEND Band Asal Karawang Siap Tampil di Grebeg Suro Rockfest ‘2026’

Aksi Humanis Jum’at Berkah, Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah Berbagi Paket Makanan di Perempatan Johar
Pos-pos Terbaru
- Tembus 1.740 Peserta, Pupuk Kujang Gelar Event Lari di Kawasan Industri
- Dukung Penerapan EPR, Unicharm Edukasi Pilah Sampah ke Masyarakat di Karawang demi Wujudkan Peta Jalan Pengurangan Sampah 2029
- Mantap! Pelantikan Pengurus KORMI Palembang Periode 2026-2030 Digelar Juli Mendatang
- Dukung Swasembada Pangan, Personil Polsek Klari Kontrol Lahan Jagung Pastikan Tumbuh Dengan Baik
- Pastikan Tumbuh Dengan Baik, Satreskrim Polres Karawang Bersama Petani Cek Pertumbuhan Tanaman Jagung







