Regional
Diduga PHK Sepihak Tanpa Pesangon, Ketua Komisi IV DPRD Karawang Sidak PT. MAF
Published
6 tahun agoon
By
admin
KARAWANG – Mengetahui pemberitaan adanya dugaan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak yang dilakukan PT. Mega Auto Finance (MAF) terhadap beberapa karyawannya, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Karawang, H. Asep Syaripudin, ST. MM. langsung melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) perusahaan yang bergerak dibidang pembiayaan atau leasing tersebut, Jumat (15/1).
Politisi Muda asal Partai Golkar yang akrab disapa Haji Ibe itu melakukan crosscheck demi mengetahui kebenaran yang belakangan ini menjadi polemik pemberitaan ditengah-tengah masyarakat. Terlebih persoalan karyawan atau ketenaga kerjaan menjadi leading sektor Komisi IV DPRD Kabupaten Karawang.
Menurut Ibe, sebagai warga negara semestinya mengetahui jika undang-undang itu merupakan peraturan tertinggi. Apalagi berbicara tentang hak tenaga kerja, dimana mantan karyawan Leasing MAF tersebut mungkin selama bertahun-tahun bekerja sudah memberikan kontribusi terhadap perusahaan.
“Disaat diberlakukannya PHK, mungkin karena ada kesepakatan yang dilanggar, tapi kan minimal hak-nya diberikan,” ujar Ibe saat melakukan Sidak PT. MAF Karawang, Jumat (15/1).
Disamping itu Ibe memaparkan, ada beberapa point yang menjadi polemik, diantaranya adalah pengakuan mantan tenaga kerja yang tidak pernah merasa mendapatkan Surat Peringatan (SP) 1, 2 dan 3. Kemudian PHK sepihak yang dilakukan oleh PT. MAF tidak berdasarkan alasan kuat dan peraturan perundang-undangan, terlebih para mantan karyawan tersebut tidak diberikan hak-nya meskipun memiliki riwayat masa kerja yang cukup lama.
“Saya justeru sangat mengecam kalau seandainya ada kebijakan perusahaan yang memberlakukan PHK sepihak tanpa ada dasar, apalagi hak-nya tidak diberikan. Karenanya saya berharap ada win win solution sehingga tidak ada pihak yang merasa terdzolimi, apalagi tenaga kerja atau karyawan yang dirugikan,” tandasnya.
Sementara Kepala Cabang PT. Mega Auto Finance (MAF) Karawang, Rudi Kartono mengatakan, pihaknya sudah menerima surat somasi dari beberapa mantan karyawan dan sudah disampaikan kepusat, tentunya akan ditindaklanjuti oleh perusahaan dengan melakukan mediasi. Sebagai pelaksana perusahaan, ia akan berusaha melakukan yang terbaik terkait hak-hak para mantan karyawan tersebut, sehingga akan ada win win solution.
“Tetap saya akan dorong terus keatas supaya bisa cepat beres. Dari awal pertama juga saya sudah push keatas tetapi mungkin hasilnya belum ada. Tetapi mungkin dengan adanya rekan-rekan kesini (Kantor MAF.Red), dari Pak Dewan, dari media dan pengacara, menjadi sesuatu yang menggerakkan,” pungkasnya. (cho)

You may like

PT Pindo Deli 2 Buka Suara Soal Dugaan Kebocoran Kimia di Karawang: Dipicu Kaporit Terkena Air Hujan

Imigrasi Karawang Resmikan Beranda Imigrasi, Cegah TPPO dan Tingkatkan Pelayanan bagi CPMI

Diduga Keracunan Gas PT Pindo Deli 2, Puluhan Warga Karawang Dievakuasi karena Sesak Napas

Brus, Kepala KUA Telagasari Ingatkan Siswi SMA IT Insan Harapan Potensi Negatif Pernikahan Dini

Pilkades Serentak Karawang 2026: Pemkab Keluarkan Instruksi Tegas Netralitas Kades hingga BPD

Pertagas Dukung Ketahanan Pangan melalui Penyaluran Gas Bumi bagi Industri Pupuk
Pos-pos Terbaru
- PT Pindo Deli 2 Buka Suara Soal Dugaan Kebocoran Kimia di Karawang: Dipicu Kaporit Terkena Air Hujan
- Imigrasi Karawang Resmikan Beranda Imigrasi, Cegah TPPO dan Tingkatkan Pelayanan bagi CPMI
- Diduga Keracunan Gas PT Pindo Deli 2, Puluhan Warga Karawang Dievakuasi karena Sesak Napas
- Brus, Kepala KUA Telagasari Ingatkan Siswi SMA IT Insan Harapan Potensi Negatif Pernikahan Dini
- Pilkades Serentak Karawang 2026: Pemkab Keluarkan Instruksi Tegas Netralitas Kades hingga BPD






