Connect with us

Regional

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Gudang Telur dan Beras di Pasar Cikurubuk Tasikmalaya Terbakar

Published

on

INFOKA.ID – Kebakaran melanda gudang telur ayam broiler dan beras di Pasar Cikurubuk Blok G Perumahan Permata kelurahan Lingga Jaya kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya,Kamis (15/9/2022) malam, sekitar 18.30 WIB.

Musibah kebakaran ini terjadi diduga akibat korsleting listrik. Pasalnya, sebelum kebakaran melahap gudang beras tersebut, warga sekitar pesar mendengar ledakan keras.

“Saya lagi di seberang istrirahat sama teman-teman. Pertamanya ada suara (letupan). Kayaknya dari korsleting listrik. Ternyata setelah beberapa menit, muncul asap,” kata Luki (33) saksi mata.

Ditambahkannya, ia pun bergegas menghubungi pemilik gudang memberitahukan gudang telur dan beras kebakaran. Setelah pemiliknya datang, langsung membuka kunci pintu gudang. Warga pun langsung berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.

“Dari pertama ada asap sudah telepon pemadam kebakaran. Tidak ada korban, hanya kerugian materi saja,” tuturnya.

Api yang membakar dua ruko tersebut dapat dipadamkan petugas pemadam kebakaran Kota Tasikmalaya yang menurunkan beberapa unit mobil pemadam kebakaran.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara tim Inafis Polres Tasikmalaya Kota, kebakaran ruko yang masih berada di dekat pasar induk Cikurubuk Kota Tasikmalaya ini diduga akibat korsleting listrik.

“Penyebab kebakaran tersebut diduga akibat korsleting listrik di mesin pompa air yang letaknya di bawah tangga, dekat toilet,” kata Paur Humas Polres Tasikmalaya Kota Ipda Jajang Kurniawan.

Dia menambahkan percikan api yang timbul akibat hubungan arus pendek di mesin pompa itu diduga merembet ke tumpukan tray atau kertas tebal tempat menyimpan telur.

Jajang menegaskan tidak ada korban jiwa mau pun luka dalam insiden kebakaran tersebut. Namun kerugian mencapai Rp 100 juta karena ruko itu merupakan gudang penyimpanan telur dan beras.

“Pemilik gudang atas nama Fauzan (35) warga Perum Permata Kelurahan Linggajaya Mangkubumi. Kerugian ditaksir sekitar Rp 100 juta,” kata Jajang. (*)

Sumber: Berbagai sumber

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement