Regional
Desa Cemarajaya di Karawang Terancam Tenggelam Akibat Dampak Perubahan Iklim
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Desa Cemarajaya, Karawang, Jawa Barat terancam tenggelam akibat abrasi atau gerusan air laut akibat perubahan iklim dunia.
Laut lepas yang menyapu area pantai, menenggelamkan sebagian besar wilayah desa Cemarajaya, yang terletak sekitar 80 kilometer timur laut Jakarta.
Masyarakat pesisir yang tersisa di desa itu kini berjuang tanpa henti untuk membangun pertahanan guna melindungi rumah mereka.
Menurut Kepala Desa Cemarajaya, area desa yang terletak enam kilometer dari pantai di sepanjang perbatasan desa itu telah terkikis dalam 20 tahun terakhir.
Jalan utama di desa itu runtuh dua kali dalam enam bulan terakhir akibat air pasang, yang pertama pada Desember tahun lalu. Insiden serupa kemudian kembali terjadi pada April lalu.
Diketahui, Pulau Jawa adalah rumah bagi sekitar 145 juta orang, adalah pulau terpadat di dunia.
Para ilmuwan mengatakan sebagian pulau itu akan sepenuhnya hilang ke laut dalam beberapa tahun mendatang. Bagian lain dari wilayah Indonesia yang mengalami banjir terus-menerus kurang mendapat perhatian.
Edvin Aldrian, profesor di bidang meteorologi dan klimatologi di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), mengatakan terdapat beberapa alasan mengapa area pesisir di utara Jawa menderima dampak yang cepat dan parah dari perubahan iklim.
“Peningkatan level permukaan air laut di Pantura mempunyai sejumlah tantangan. Yang pertama, area pantainya miring dan lautnya dangkal. Lalu, kami juga berurusan dengan laur yang memiliki karakteristik ombak tinggi yang muncul dua kali dalam sehari,” ujarnya dikutip dari VOA Indonesia, Senin (3/7/2023).
Edvin menambahkan bangunan beton tidak cocok untuk wilayah pesisir dan menyarankan penggunaan solusi yang lebih ramah secara ekologi. (*)
You may like

Gelar Senam Kormi Karawang Maju, Korwil Cambidik Wilayah 8 Rengasdengklok Pererat Silaturahmi Antar Pendidik

Enam Orang Diamankan! BNNK Karawang Bongkar Jaringan Peredaran 5.555 Obat Keras di Cilamaya Wetan Dan Kulon

Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026

Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur

Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang

Petani Sukasari Karawang Menjerit: Krisis Air Menahun, Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pompa dan Alat Pertanian!
Pos-pos Terbaru
- Gelar Senam Kormi Karawang Maju, Korwil Cambidik Wilayah 8 Rengasdengklok Pererat Silaturahmi Antar Pendidik
- Enam Orang Diamankan! BNNK Karawang Bongkar Jaringan Peredaran 5.555 Obat Keras di Cilamaya Wetan Dan Kulon
- Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026
- Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur
- Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang







