Regional
Butuh Ahli Sastra Sunda hingga Analis Pasar Hasil Perikanan, Berikut Formasi Baru CPNS Karawang
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mendapat kuota untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 202 sebanyak 334 dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) sebanyak 660.
“Ini berdasarkan ajuan dari SKPD, kemudian kami usulkan kepada pemerintah pusat dan disetujui,” ujar Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karawang Asep Aang Rahmatullah, Selasa (8/6/2021).
Aang menyebut, dari 334 kuota CPNS, terdapat formasi baru.
Beberapa di antaranya untuk memenuhi kebutuhan ahli sastra inggris, sastra sunda, analis pasar hasil perikanan, penyuluh pertanian, hubungan industrial dan pengawas lingkungan hidup.
“Ada juga pengantar kerja dengan kuota delapan orang,” ujar Aang.
Aang menyebut, belum ada ketentuan pasti dari pemerintah pusat perihal kapan pendafaran CPNS 2021 tersebut dibuka. Diperkirakan pendaftaran bakal dibuka pada pertengahan Juni 2021.
“Belum ditentukan kapan. Diperkirakan pertengahan Juni 2021,” ujar dia. (*)


You may like

Diduga Curi Barang Berharga Senilai Rp 5,6 Juta, buruh harian lepas di Karawang Diamankan Warga ke Polisi

Sinergi Nyata HUT Bhayangkara, Satlantas Polres Karawang Serahkan Ambulans Hasil Reparasi untuk Komunitas Ojol

Polres Karawang Gelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80

UNSIKA Bangun Gedung Serbaguna di Kampus 2

Diduga Korban Tabrak Lari, Polres Karawang Lakukan Penyelidikan Intensif untuk Ungkap Pelaku

Kapolres Karawang Pimpin Langsung Upacara Kenaikan Pangkat Reguler dan Pengabdian di Polres Karawang
Pos-pos Terbaru
- Diduga Curi Barang Berharga Senilai Rp 5,6 Juta, buruh harian lepas di Karawang Diamankan Warga ke Polisi
- Sinergi Nyata HUT Bhayangkara, Satlantas Polres Karawang Serahkan Ambulans Hasil Reparasi untuk Komunitas Ojol
- Polres Karawang Gelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80
- UNSIKA Bangun Gedung Serbaguna di Kampus 2
- Diduga Korban Tabrak Lari, Polres Karawang Lakukan Penyelidikan Intensif untuk Ungkap Pelaku






