Nasional
BNPB Tinjau Lokasi Banjir di Karawang, Salurkan DSP untuk Percepatan Penanganan Darurat Banjir
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan peninjauan ke lokasi banjir di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Minggu (7/1/2024).
Pada peninjauan tersebut, Deputi Bidang Penanganan Darurat pada BNPB Mayjen TNI Fajar Setyawan didampingi langsung oleh Bupati Karawang Aep Syaepuloh beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Karawang.
Disela kunjungannya, Fajar menyampaikan apresiasinya kepada Pemkab Karawang yang sudah berupaya dalam memitigasi resiko terjadinya musibah bencana banjir yang ada di Desa Karangligar.
“Langkah dari Pemkab Karawang sudah bagus yang bagaimana sudah memaping bencana serta mengevakuasi bencana, kemudian mengevakuasi serta memperlakukan para pengungsi juga bagus, sehingga pihak BNPB nanti tinggal menguatkan lagi apa-apa yang dibutuhkan pemerintah daerah khususnya dalam penanganan darurat,” ucapnya.
Ia berharap, dengan kesiapan Pemkab Karawang beserta solidaritas TNI Polri bisa membantu para pengungsi yang terdampak musibah banjir ini.
Dengan hal tersebut, Ia berharap atas kesiapan dan solidaritas seluruh stakeholder di Karawang ini bisa meringankan beban masyarakat, khususnya jika terjadi bencana.
“Kita juga bangga bahwa di Karawang, teman-teman Polri dan TNI saling bahu membahu meringankan beban warga yang terdampak bencana. Mudah-mudahan solidaritas TNI Polri dan BPBD bisa membantu warga yang terdampak bencana,” katanya.
Selain itu, BNPB juga menyalurkan dana siap pakai senilai Rp 250 juta untuk mempercepat penanganan darurat bencana banjir.
Selain dana siap pakai, juga disalurkan bantuan perahu katamaran, tenda pengungsi, sembako, hygiene kit, selimut, matras, dan pompa air.
Sementara itu, sesuai dengan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, banjir di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang, merendam sekitar 586 rumah warga.
Selain itu, banjir tersebut juga merendam tujuh unit fasilitas ibadah dan tiga unit fasilitas pendidikan dengan ketinggian muka air mulai berkisar 30 cm hingga 130 cm. (*)

You may like

Dukung Peningkatan PAD, DPRD Karawang Setujui Transformasi Petrogas Menjadi Karawang Energi Persada

Polsek Karawang Tangkap Terduga Pelaku Pengeroyokan yang Menyebabkan Korban Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi

Dituduh Jadi Aktor di Balik Ulasan Negatif Konsumen, Resto Saung Berkah Gurame Somasi Restoran Sumoreang

DPRD Karawang Kecewa Berat karena PT Nipro Indonesia Jaya Mangkkir RDP, Limbah 13 Tahun dan Rekrutmen Disorot

Jejak Inspiratif H. Zeni Zaelani: Figur “Sakhoul Aghniya” di Karawang yang Sukses Padukan Bisnis, Dakwah, dan Masa Depan Santri

Lumpur Pengerukan Irigasi Berserakan di Jalan, Warga Kutajaya Karawang Keluhkan Proyek Normalisasi Berujung Kecelakaan
Pos-pos Terbaru
- Dukung Peningkatan PAD, DPRD Karawang Setujui Transformasi Petrogas Menjadi Karawang Energi Persada
- Polsek Karawang Tangkap Terduga Pelaku Pengeroyokan yang Menyebabkan Korban Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi
- Dituduh Jadi Aktor di Balik Ulasan Negatif Konsumen, Resto Saung Berkah Gurame Somasi Restoran Sumoreang
- DPRD Karawang Kecewa Berat karena PT Nipro Indonesia Jaya Mangkkir RDP, Limbah 13 Tahun dan Rekrutmen Disorot
- Jejak Inspiratif H. Zeni Zaelani: Figur “Sakhoul Aghniya” di Karawang yang Sukses Padukan Bisnis, Dakwah, dan Masa Depan Santri






