Connect with us

Regional

BMKG: Angin Kencang Melanda 4 Kabupaten di Jawa Barat

Published

on

INFOKA.ID – BMKG memprediksi terjadi peningkatan kondisi kecepatan angin di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan) hingga beberapa hari ke depan.

Angin di empat wilayah di Jawa Barat itu, dapat berembus dengan kecepatan mencapai 56 km per jam. Hal ini disebabkan oleh adanya perbedaan tekanan udara yang cukup signifikan di wilayah Selatan dan Utara Ekuator Indonesia.

Menurut keterangan Forecaster BMKG Kertajati, A Faiz Zyin, terbentuknya pusat tekanan rendah di wilayah Utara Ekuator Indonesia mencapai 990 hPa.

Sedangkan di wilayah Selatan Ekuator Indonesia mulai terbentuk pusat tekanan tinggi 1033 hPa, perbedaan tekanan yang cukup signifikan tersebut berpengaruh pada peningkatan kecepatan angin di Pulau Jawa termasuk wilayah Ciayumajakuning.

Berdasarkan hasil pengamatan dari BMKG Stasiun Meteorologi Kertajati, pagi hari Rabu, 11 Agustus 2021, arah angin umumnya dari Tenggara dengan kecepatan maksimum mencapai 43 km per jam.

Kondisi peningkatan kecepatan angin di wilayah Ciayumajakuning diprakirakan dapat mencapai nilai maksimum hingga 56 km/jam dan masih akan berlangsung hingga 2 hari ke depan.

Masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap dampak yang bisa ditimbulkan seperti debu, pohon tumbang, baliho roboh, dan potensi kebakaran lahan hutan.

Sedangkan gelombang cukup tinggi di perairan Cirebon-Indramayu mencapai maksimum 2,5 meter dan masyarakat diimbau minum air yang cukup serta menjaga kondisi tubuh, karena cuaca panas disertai angin besar akan memicu dehidrasi.

Untuk tinggi gelombang yang berlaku tanggal 11 Agustus 2021 pukul 07.00 WIB hingga 12 Agustus 2021 Pukul 07.00 WIB , untuk Laut Jawa Bagian Barat tinggi gelombang berkisar 2,5 – 4,0 meter, itu menunjukan klasifikasi tinggi gelombang kategori tinggi dan Perairan Utara Indramayu – Cirebon tinggi gelombang berkisar 1,25 – 2,5 meter ini masuk klasifikasi tinggi gelombang kategori sedang.

Sementara itu di wilayah Majalengka akibat angin yang bertiup kencang ini suhu udara menjadi dingin, baik malam hari maupun siang hari. Namun sinar matahari sangat terik. Karena angin yang cukup menurut sejumlah warga harus diwaspadai kemungkinan munculnya penyakit yang ditimbulkan oleh debu.

Kalau bepergian ke luar rumah, masker sangat bermanfaat. Selain menjaga kemungkinan adanya virus juga menjaga debu yang mungkin terisap dan merusak paru-paru. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement