Regional
Ancaman Gangguan Kesehatan Menghantui Warga Desa Mekarjaya Karawang Karena Tumpukan Limbah Popok Bayi
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Tumpukan limbah popok bayi yang berada di Desa Mekarjaya, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang, dikeluhkan warga setempat karena bau menyengat yang ditimbulkan.
Diketahui, limbah tersebut ditampung di dua tempat berbeda di Desa Mekarjaya. Dari pantauan dilokasi, area tumpukan limbah tersebut telah dipasang garis polisi atau police line. Sejumlah limbah nampak berceceran dan bercampur sisa-sisa air hujan.
Ketua RT 003 Desa Mekarjaya Tarmin mengatakan, sudah sekitar satu bulan limbah popok bayi membuat resah warga. Sebab menimbulkan bau menyengat, terlebih daat hujan turun. Selain itu, saat cuaca panas limbah tersebut pun berterbangan.
“Kami khawatir mengganggu kesehatan warga,” kata Tarmin, Senin (20/6/2022).
Tarmin menyebut, warga sekitar berharap limbah tersebut dibersihkan dan tempat penampungannya dipindah. Apalagi menurutnya tak ada izin yang disampaikan pengelola limbah.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Karawang AKP Arief Bastomy mengatakan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi. Timnya juga diback up Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karawang.
“Sementara untuk pengamanan kita tetapkan status quo dan kita pasang police line,” kata Tomy di Mapolres Karawang, Senin (20/6/2022).
Adapun soal apakah limbah tersebut berasal dari pabrik atau bekas pakai, kata Tomy, masih dalam penyelidikan. Termasuk soal jumlah limbah, lama penimbunan, asal hingga pemiliknya.
“Sementara ini baru tiga yang kita mintai keterangan. Karena kemarin baru kita police line. Kita akan berlanjut hari ini sampai nanti ke depannya untuk memperjelas siapa pemilik sebenarnya,” jelas Tomy.
Tomy mengakui jika limbah popok bayi tersebut menimbulkan bau menyengat yang menyebar ke lingkungan sekitar. Karena pihaknya siap membersihkan limbah tersebut jika diperlu diprioritaskan.
“Sebagai antisipasi nanti kita akan angkut semuanya dan kita bersihakan,” kata dia. (adv)


You may like

Diduga Curi Barang Berharga Senilai Rp 5,6 Juta, buruh harian lepas di Karawang Diamankan Warga ke Polisi

Sinergi Nyata HUT Bhayangkara, Satlantas Polres Karawang Serahkan Ambulans Hasil Reparasi untuk Komunitas Ojol

Polres Karawang Gelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80

UNSIKA Bangun Gedung Serbaguna di Kampus 2

Diduga Korban Tabrak Lari, Polres Karawang Lakukan Penyelidikan Intensif untuk Ungkap Pelaku

Kapolres Karawang Pimpin Langsung Upacara Kenaikan Pangkat Reguler dan Pengabdian di Polres Karawang
Pos-pos Terbaru
- Diduga Curi Barang Berharga Senilai Rp 5,6 Juta, buruh harian lepas di Karawang Diamankan Warga ke Polisi
- Sinergi Nyata HUT Bhayangkara, Satlantas Polres Karawang Serahkan Ambulans Hasil Reparasi untuk Komunitas Ojol
- Polres Karawang Gelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80
- UNSIKA Bangun Gedung Serbaguna di Kampus 2
- Diduga Korban Tabrak Lari, Polres Karawang Lakukan Penyelidikan Intensif untuk Ungkap Pelaku






