Connect with us

Regional

Aksi Blokade Jalan Badami-Loji Dilakukan Warga Citaman Akibat Ganti Rugi Proyek Tol Japek II Terlalu Murah

Published

on

KARAWANG – Ganti rugi pembebasan lahan yang diperuntukan untuk proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II di Kampung Citaman, Desa Tamansari, Kecamatan Pangkalan yang dinilai tidak sesuai dengan harga pasaran membuat puluhan warga lakukan blokade jalan Badami-Loji, Sabtu (2/1/2021).

Akibatnya kemacetan pengendara menuju objek wisata di Pegunungan Sanggabuana, Kecamatan Tegalwaru terhambat dan tersendat hingga 2 kilometer.

“Kami menuntut keadilan. Karena bangunan dan rumah kami hanya dihargai murah,” ungkap salah satu warga Ida Nurlaela (43) saat berunjukrasa menutup jalan, Sabtu (2/1/2021).

Ketua Paguyuban Masyarakat Citaman Bersatu Didin M Muchtar mengatakan, sedikitnya ada 65 kepala keluarga Kampung Citaman yang harus tergusur karena proyek Tol Jakarta-Cikampe II.

“80 persen sudah ada bangunan dan sebagian merupakan lahan kosong,” kata Didin.

Sementara itu dalam pembebasan lahan, Didin mengatakan, para warga hanya ditawari ganti rugi yang sangat murah yakni dari Rp100 ribu hingga Rp350 ribu permeternya. Padahal harga pasaran tanah di wilayah yang dilintasi jalan provinsi untuk akses wisata Karawang, Bogor dan Cianjur tersebut memiliki nilai harga Rp1 juta hingga Rp2,5 juta permeternya.

“Kita tidak tanda tangani tawaran dari pemerintah. Padahal ini merupakan rumah kita dan kami tidak ingin harganya disamakan dengan lahan kosong apalagi hutan,” kata Didin. (adv)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement