Connect with us

Regional

Ada Fakta Mencengangkan Dibalik Aksi Tawuran Pelajar di Karawang

Published

on

KARAWANG – Terbongkar fakta mencengangkan dalam aksi tawuran pelajar yang terjadi di Kabupaten Karawang pada Selasa (28/9/2021) kemarin.

Dari hasil sidak BNNK Karawang bersama jajaran Forkopimda Karawang ke salah satu sekolah SMK didadapat pengakuan jika sebagian besar pelajar mengkonsumsi pil Heximer dan Tramadol.

Kepala BNNK Karawang, R. Dea Rhinofa mengatakan dari 84 orang pelajar SMK, 36 orang diantaranya mengakui telah mengkonsumsi obat-obatan heximer dan tramadol secara ilegal.

“Dari hasil tersebut petugas BNNK mendalami informasi dari pelajar asal usul mereka mendapatkan obat-obatan tersebut dan langsung dikembangkan ke wilayah bumi asem, Kecamatan Lemahabang. Dari lokasi tersebut petugas mengamankan kurang lebih 2000 butir pil heximer dan 752 pil tramadol,” kata Dea Rhinofa, Rabu (29/9/2021).

Lanjut Dea, temuan ribuan pil tersebut langsung diserahkan ke pihak kepolisian untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

“Kita prihatin dengan kejadian tawuran yang mana para pelajar kita sudah berani mengkonsumsi obat obatan ilegal dan pelajar tersebut tidak tahu bahaya efek dari mengkonsumsi obat tersebut,” terangnya.

Dari temuan ini, pihaknya menghimbau kepada seluruh pelajar agar tidak mengkonsumsi obat obatan yang ilegal tersebut, disamping berbahaya juga akan ada sanksi pidana bagi para pengedarnya. (adv)