Connect with us

Regional

“Karawang Bersholawat” Dihadiri Habib Luthfi, Bupati Ajak Masyarakat Perkuat Ikhtiar Spiritual

Published

on

KARAWANG — Kegiatan “Karawang Bersholawat” yang dihelat di halaman Masjid Agung Karawang menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Acara khidmat ini dihadiri langsung oleh ulama kharismatik Habib Luthfi bin Yahya bersama Bupati Karawang dan Wakil Bupati Karawang, beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Rabu (21/10/2026) malam.

Dalam sambutannya, Bupati Karawang H. Aep Saepulloh menyampaikan apresiasi atas inisiasi DKM Masjid Agung Karawang yang telah menggelar “Karawang Bersholawat”.

Ia pun berterima kasih kepada Wakil Bupati Karawang, Ketua DPRD Kabupaten Karawang, Sekda, Dandim, Kapolres atau perwakilannya, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), Ketua Baznas Karawang, perwakilan Badan Wakaf Indonesia Kabupaten Karawang, para camat, pimpinan pondok pesantren, serta seluruh masyarakat yang sudah hadir sejak waktu Asyar hingga malam hari.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang turut menyambut peringatan Hari Santri Nasional 22 Oktober. Ia menyebutkan bahwa Kabupaten Karawang saat ini memiliki sekitar 540 pondok pesantren yang berperan besar dalam pembinaan keagamaan dan pembentukan karakter masyarakat.

Apresiasi serupa juga disampaikan kepada Kementerian Agama beserta jajarannya atas upaya berkelanjutan dalam membina pondok pesantren di Kabupaten Karawang.

“Keberadaan pesantren menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga nilai-nilai keagamaan di tengah pesatnya perkembangan Kabupaten Karawang sebagai daerah industri yang memiliki potensi besar pada sumber daya alam dan sumber daya manusia,” ujarnya.

Bupati turut memohon doa dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat agar proses pembangunan Kabupaten Karawang dapat berjalan lancar sesuai harapan bersama serta memberikan manfaat yang luas.

“Pembangunan tidak hanya membutuhkan kerja nyata, tetapi juga harus diimbangi dengan ikhtiar spiritual melalui doa dan upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT.,” jelasnya.

Sebagai bagian dari ikhtiar tersebut, Pemerintah Kabupaten Karawang menginstruksikan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta jajarannya untuk melaksanakan kegiatan khatam Al-Qur’an di lingkungan instansi masing-masing, bertepatan dengan rangkaian kegiatan Hari Santri.

“Langkah ini diharapkan menjadi sarana memohon perlindungan, keberkahan, dan keselamatan bagi Kabupaten Karawang maupun Indonesia secara keseluruhan,” harapnya.

Melalui kegiatan Karawang Bersholawat ini, pemerintah daerah berharap hubungan antara pemerintah, ulama, santri, dan masyarakat semakin erat dalam menjaga kerukunan serta mendukung terwujudnya Kabupaten Karawang yang aman, harmonis, dan sejahtera. (rls)