Regional
HARGANAS ke-30, Bupati Karawang Targetkan Prevalensi Stunting 8 Persen Akhir Tahun 2023
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional Ke-30 Tahun 2023 Tingkat Kabupaten Karawang dibuka langsung oleh Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, bertempat di Summarecon Emerald Karawang, Senin (26/6/2023).
Hadir pula dalam kegiatan ini Direktur Bina Kualitas Pelayanan KB, Martin Suanta didampingi Plh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Irfan Indriastono.
Kegiatan Harganas tingkat Karawang ini melibatkan 10.000 tenaga lini lapangan Program Bangga Kencana se-Kabupaten Karawang, mulai dari Pos KB, Sub Pos KB, sampai Tim Pendamping Keluarga (TPK).
Di hadapan ribuan peserta yang hadir, Cellica mengingatkan kembali pentingnya keluarga berkualitas dalam menopang kemajuan pembangunan daerah.
“Keluarga merupakan unit terkecil yang memiliki arti penting. Dari keluarga berkualitas, tentu akan berkorelasi dengan pembangunan daerah, jika keluarganya memiliki generasi yang unggul, tentu akan dapat membantu kelangsungan pembangunan daerahnya,” ujar Cellica.
Fokus pemerintah pusat terkait pembangunan keluarga berkualitas ini sasarannya tiada lain semua keluarga harus terhindar dari risiko stunting. Ini sesuai dengan tema Harganas tahun ini, Menuju Keluarga Bebas Stunting, Untuk Indonesia Maju.
Cellica juga sangat mengapresiasi seluruh lintas sektor, utamanya Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Karawang yang diketuai oleh Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, dan jajaran DPPKB Kabupaten karawang yang telah berhasil menurunkan prevalensi stunting di Kabupaten Karawang.
Berdasar data SSGI Tahun 2021, prevalensi stunting di Karawang berada di angka 20,6 persen, tahun 2022 turun 6 poin menjadi 14 persen berdasarkan data SSGI terbaru.
Kabupaten Karawang menargetkan, di akhir 2023, prevalensi stunting diharapkan bisa kembali turun 6 poin, menjadi 8 persen.
“Melalui program BAAS. Saya mengajak seluruh lintas sektor, terlibat di dalamnya. Karena semua pihak memiliki peran penting dalam percepatan penurunan stunting,” lanjutnya.
Apa yang disampaikan Cellice mendapat apresiasi dari jajaran BKKBN Pusat dan Provinsi Jawa Barat, yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Direktur Bina Kualitas Pelayanan KB, Martin Suanta, dan Plh. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Irfan Indriastono.
“Dengan dukungan dan komitmen kepala daerah yang sangat baik seperti Karawang, kedepan kami yakin Karawang bisa menjadi role model bagi Kabupaten Kota lainnya di Indonesia dalam mengakselerasi percepatan penurunan stunting,” ujarnya.
Pada kegiatan ini juga diberikan berbagai penghargaan Program Bangga Kencana tingkat Kabupaten Karawang, seperti Pelayanan Serentak Sejuta Akseptor sampai dengan Pemilihan Duta GenRe Tingkat Kabupaten.
Ada juga penyerahan simbolis bantuan PMT bagi keluarga berisiko stunting, hasil kerjasama dengan perusahaan swasta.
Penandatanganan MoU Percepatan Penurunan Stunting antara Ketua TPPS Kabupaten Karawang dengan PT Astra, dan Launching Inovasi ‘Si Paling Keren’ dari DPPKB Karawang. (*)
You may like

Dian Fahrud Jaman Perkuat Militansi Kader NasDem Karawang Hadapi Pemilu 2029

Gagal Gasak Motor, Pria di Karawang Babak Belur Diamuk Massa

209 Calon Kepala Desa Ikuti Tes CAT, Pemkab Karawang Gandeng Unsika Pastikan Netralitas

Festival Budaya Jepang dan Korea TokSeoul Wave 2026 Siap Digelar di KCP Mall

Boncengan Tiga Tanpa Helm, Tiga Pelajar Perempuan Tewas Tabrak Truk Mogok di Karawang

Minggon Rutin Pemdes Kertaraharja: Kunci Transparansi Pembangunan dan Soliditas Aparatur Desa
Pos-pos Terbaru
- Dian Fahrud Jaman Perkuat Militansi Kader NasDem Karawang Hadapi Pemilu 2029
- Gagal Gasak Motor, Pria di Karawang Babak Belur Diamuk Massa
- 209 Calon Kepala Desa Ikuti Tes CAT, Pemkab Karawang Gandeng Unsika Pastikan Netralitas
- Festival Budaya Jepang dan Korea TokSeoul Wave 2026 Siap Digelar di KCP Mall
- Boncengan Tiga Tanpa Helm, Tiga Pelajar Perempuan Tewas Tabrak Truk Mogok di Karawang







