Regional
Polisi Selidiki Dugaan Kelompok Teroris JAD Galang Dana Lewat Bantuan Korban Gempa Cianjur
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Polres Cianjur menyelidiki temuan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terkait dugaan penggalangan dana kelompok teroris Jamaah Ansharud Daulah (JAD). Diduga, penggalangan dana itu bermodus bantuan korban gempa Cianjur.
Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan menyampaikan, berdasarkan hasil masukan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), jajarannya telah melakukan koordinasi dengan Densus 88 untuk melakukan langkah-langkah dalam penyelidikan serta pelacakan berkenaan hal itu.
“Kita sudah monitoring soal itu. Dan telah berkoordinasi dengan Densus 88 untuk melakukan pelacakan terkait transaksi keuangan penggalangan dana yang disinyalir untuk terorisme,” terang Doni dilansir iNewsJabar.id, Senin (20/2/2023).
Selain itu, pihaknya juga bakal melakukan investigasi dan pelacakan, apakah dana yang sudah terkumpul tersebut ada yang digunakan untuk memberikan bantuan atau donasi bagi penyintas korban gempa baik berupa bantuan logistik atau bantuan pembangunan sarana prasarana.
“Kita langsung melakukan penyelidikan dan investigasi. Kita juga melacak apakah dana yang dikumpulkan tersebut ada digunakan untuk bantuan penyintas korban bencana gempa, baik bantuan logistik dan lainnya atau hanya judulnya saja penggalangan dana tapi penggunaan anggarannya bukan untuk memberikan bantuan tersebut,” kata Doni.
Sementara itu, Bupati Cianjur Herman Suherman meminta masyarakat agar tidak memberikan bantuan kepada sembarang orang atau lembaga yang ilegal.
Lembaga yang berhak mendapat bantuan adalah mereka yang legal dan sudah terdaftar secara resmi atau langsung ke Pemda Cianjur.
“Oleh karena itu kami imbau untuk menghindari bantuan itu di selewengkan peruntukkannya atau digunakan hal-hal lain, biar aman kalau mau menyumbang gunakanlah lembaga-lembaga yang terpercaya, yang sudah punya pengalaman sehingga niat maksud tersampaikan dengan baik sesuai dengan akad dari niat baik,” tutur Herman.
Herman menegaskan, Cianjur tidak boleh disusupi hal-hal yang berbau terorisme karena bisa merusak citra Kabupaten Cianjur yang dijuluki Kota Tatar Santri.
“Apalagi Cianjur Kota Tatar santri jangan dikotori dengan hal-hal seperti itu,” ucapnya. (*)
Sumber: iNewsJabar.id


You may like

Polresta Karawang Gelar Sertijab Kapolsek Jajaran, Kombes Pol Mario Prahatinto Tegaskan Penguatan Pelayanan Publik

Pastikan Wilayah Penyangga Ibu Kota Kondusif, Kapolresta Karawang Bersama Karo Ops Polda Jabar Pimpin Pengamanan Suporter Bola

Polresta Karawang Imbau Suporter Persib Tak Berangkat ke Jakarta, Minta Nonton di Rumah atau Lokasi Nobar

Polresta Karawang Perkuat Keselamatan Ojol Kamtibmas Lewat Safety Riding dan PPGD

Melalui Passport Emergency, Imigrasi Karawang Jemput Bola Layani Pemohon Sakit di Desa Wadas

Ruang Raya Karawang 2026 Siap Digelar, Musik, Komunitas, dan Kreativitas Bertemu dalam Satu Ruang
Pos-pos Terbaru
- Polresta Karawang Gelar Sertijab Kapolsek Jajaran, Kombes Pol Mario Prahatinto Tegaskan Penguatan Pelayanan Publik
- Pastikan Wilayah Penyangga Ibu Kota Kondusif, Kapolresta Karawang Bersama Karo Ops Polda Jabar Pimpin Pengamanan Suporter Bola
- Polresta Karawang Imbau Suporter Persib Tak Berangkat ke Jakarta, Minta Nonton di Rumah atau Lokasi Nobar
- Polresta Karawang Perkuat Keselamatan Ojol Kamtibmas Lewat Safety Riding dan PPGD
- Melalui Passport Emergency, Imigrasi Karawang Jemput Bola Layani Pemohon Sakit di Desa Wadas





