Regional
Begini Respon Ketua Paguyuban Sundawani atas Tanggapan Ketua DPK Apindo Karawang
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Ketua Paguyuban Sundawani Karawang H Ranzes merespon pernyataan Ketua Apindo Karawang Abdul Syukur dalam forum diskusi di salah satu perguruan tinggi yang menyatakan bahwa banyak perusahaan hengkang dari Karawang akibat tingginya upah buruh.
“Jika meiihat kenyataan di lapangan, maka yang dilakukan Apindo terindikasi mengelabui atau kebohongan publik. Kami tahu, memang ada beberapa perusahaan yang mengalihkan investasinya dari Karawang, namun fakta lain memperlihatkan dengan jelas bahwa banyak perusahaan dan kawasan industri baru yang masuk dan beroperasi di Karawang. Apindo tidak boleh menganggap bahwa warga Karawang itu bodoh dan buta informasi, lalu menciptakan kecemasan dengan mempersoalan upah buruh,” kata Ranzes dalam keterangan tertulisnya kepada Infoka, Selasa (21/6/2022).
Dia mengatakan tidak percaya terhadap data yang disajikan Apindo, diperkuat juga bantahan dari banyak pihak, termasuk dari Pemkab Karawang, dalam hal ini Kadisperindag yang menjelaskan bahwa secara nasional Karawang berada di urutan kedua sebagai daerah investasi.
“Saya kira warga Karawang, terutama kaum buruh tidak boleh berdiam diri. Mereka wajib meminta pertanggungjawaban dari Abdul Syukur tentang motif dia menyampaikan data secara serampangan dan ceroboh. Sebab jika statemen Abdul Syukur ditelan mentah-mentah oleh stakeholder lainnya, maka bisa menjadi preseden buruk yang justru akan mengganggu iklim investasi,” katanya.
Menurutnya, para Investor akan berpikir beribu kali untuk menanamkan modal dan membuka usaha di Karawang. Padahal angka UMK tersebut sudah melalui kajian dan pembahasan di dewan pengupahan, dimana APINDO justru menjadi bagian tak terpisahkan di dalam forum tersebut. (*)

You may like

Pemkab Karawang Usulkan Kenaikan UMK 12 Persen, Berpotensi Perusahaan Bangkrut dan Pengangguran

10 Pabrik Hengkang dari Kabupaten Bogor, Apindo Ungkap Alasannya

Apindo Karawang Pertanyakan Keputusan Bupati yang Rekomendasikan UMK 2023 Naik Sebesar 10 Persen

Jumlah PHK di Jabar Tembus 79.000 Orang, Karyawan Tekstil Paling Banyak

Komisi IV DPRD Karawang Sebut Pernyataan Ketua APINDO Hoaks

GNIK dan Apindo Gelar Sosialisasi Pemagangan Digital
Pos-pos Terbaru
- Sharp Indonesia Mengajak Generasi Muda Menjadikan Keberlanjutan sebagai Bagian dari Keseharian
- Dian Fahrud Jaman Perkuat Militansi Kader NasDem Karawang Hadapi Pemilu 2029
- Gagal Gasak Motor, Pria di Karawang Babak Belur Diamuk Massa
- 209 Calon Kepala Desa Ikuti Tes CAT, Pemkab Karawang Gandeng Unsika Pastikan Netralitas
- Festival Budaya Jepang dan Korea TokSeoul Wave 2026 Siap Digelar di KCP Mall






