Regional
Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Karawang Sempat Timbulkan Kerumunan dan Abaikan Prokes
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Vaksinasi Covid-19 yang digelar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat di Stadion Singaperbang Karawang menimbulkan kerumunan dan abaikan protokol kesehatan, Sabtu (31/7/2021).
Antusias masyarakat untuk divaksinasi yang cukup tinggi membuat terjadi kerumunan antrean peserta vaksinasi Covid-19 di pintu masuk.
Akibatnya, peserta antre berkerumun tanpa jaga jarak meskipun para peserta menggunakan masker.
Salah seorang peserta vaksin mengungkapkan, ada kekhawatiran dengan kerumunan tersebut. Namun dirinya yang ikut antrean vaksinasi dengan daftar melalui online tersebut mengaku telah menjalankan protokol kesehatan
“Sebenarnya takut sih, tapi sudah jaga-jaga dengan pakai masker dan handsanitizer,” katanya.
Kerumunan akhirnya dapat diurai setelah sejumlah petugas meminta peserta covid-19 untuk menjaga jarak dalam antrean. (*)
Sumber: Merdeka.com
You may like

Minggon Rutin Pemdes Kertaraharja: Kunci Transparansi Pembangunan dan Soliditas Aparatur Desa

Didik Generasi Muda, Lapas Karawang Ajak Siswa SD IT Al Mumtaaz Belajar Bertani dan Beternak

Komisi II DPRD Karawang Minta Pengelolaan Pasar Telagasari Dikembalikan ke Desa dan Dimusyawarahkan dengan Pedagang

Bupati Karawang Lantik 2.251 Anggota BPD, Minta Perketat Pengawasan Anggaran Desa

NasDem Gelar ‘Run for Change 2026’ di Karawang, Kategori 5K dan 10K Gratis!

Dies Natalis ke-12, Rektor dan Jajaran Unsika Ziarah ke Makam Raden Adipati Singaperbangsa
Pos-pos Terbaru
- Minggon Rutin Pemdes Kertaraharja: Kunci Transparansi Pembangunan dan Soliditas Aparatur Desa
- Didik Generasi Muda, Lapas Karawang Ajak Siswa SD IT Al Mumtaaz Belajar Bertani dan Beternak
- Sharp Perluas Party Speaker, Hadirkan Phantom Series dan Core Blast Series untuk Beragam Gaya Hidup Konsumen
- Komisi II DPRD Karawang Minta Pengelolaan Pasar Telagasari Dikembalikan ke Desa dan Dimusyawarahkan dengan Pedagang
- Bupati Karawang Lantik 2.251 Anggota BPD, Minta Perketat Pengawasan Anggaran Desa







