Regional
Bupati Karawang Bentuk Tim Khusus Penanganan Covid-19 Varian Delta
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengatakan pihaknya akan segera membentuk Tim Khusus penanganan virus Covid-19 Varian Delta di tingkat Kecamatan dan Desa.
Hal itu disampaikan Cellica Nurrachadiana saat menggelar rapat koordinasi untuk merespons masuknya Varian Delta bersama Dinas Kesehatan, Asisten Daerah III, Diskominfo, Dandim 0604 Karawang, dan Kapolres Karawang di Gedung Singaperbangsa, Senin (21/6) malam.
“Ditemukannya Covid-19 varian Delta terhadap 21 warga Kabupaten Karawang, menjadi fokus utama pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona di Karawang. Virus ini diketahui memiliki penyebaran dan penularan 60 persen lebih cepat dibanding varian lainnya, oleh karena itu perlu bentuk tim khusus di tingkat kecamatan,” kata Cellica.
Menurutnya jika ditemukan kasus terkonfirmasi di satu RT, maka lingkungan tersebut harus segera karantina mandiri. Hal itu perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya klaster wilayah di tingkat RT.
“Ini harus menjadi keseriusan semua pihak, dan tim satgas harus tegas dalam pengetatan PPKM Mikronya,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan, jika saat ini kasus harian COVID-19 di Karawang, mengalami lonjakan yang cukup tinggi.
“Kasus varian Delta ini harus jadi perhatian, karena tingkat keterisian bed di rumah sakit juga penuh,” ujarnya.
Cellica juga menyinggung banyaknya warga terpapar Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri. Dia menyebut, warga yang melakukan isolasi mandiri wajib mendapat perhatian dengan pemenuhan kebutuhan obat-obatan dan kebutuhan pokok lainnya.
“Soal isolasi mandiri harus juga mendapat perhatian, tidak hanya kebutuhan obat-obatan, dan pengawasan Satgas Desa, namun masyarakat juga harus mendapatkan bantuan kebutuhan pokoknya,” terangnya.
Bupati juga menginstruksikan agar sosialisasi dan edukasi agar masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan 5 M di tingkat kabupaten, kecamatan dan desa untuk ditingkatkan kembali.
“Koordinasi dengan pihak RS di seluruh Kabupaten Karawang untuk memastikan ketersediaan tempat rawat pasien dan oksigen di ICU juga harus diperkuat,” tegasnya.
Tak hanya itu, pembentukan tim untuk vaksinasi, tracing, treatment, dan tim pemulasaran jenazah perlu difokuskan.
“Tim ini harus bisa memastikan, untuk fokus penanganan, juga terus berkoordinasi dengan Dinkes, melalui Puskesmas agar kesiapan alat pelindung diri (APD), tes cepat antigen, peti mati serta obat-obatan yang dibutuhkan oleh pasien Covid-19 dapat terpenuhi dengan baik,” tandasnya. (*)
You may like

Petani Sukasari Karawang Menjerit: Krisis Air Menahun, Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pompa dan Alat Pertanian!

Dari Upload Konten Sampai Live Stream Nyanyi Bareng, Indosat 5G Bikin QNF Chapter 5 Karawang Makin Pecah

Kekerasan Terhadap Anak di Karawang, Polisi Amankan Dua Pelaku di Bawah Umur

Tepis Isu Bocor, DPMD Karawang Tegaskan Hasil Ujian CAT Cakades Langsung Diketahui Peserta

Kalapas Ajak Warga Binaan Berikhtiar Memperbaiki Diri melalui Pembinaan Kepribadian dan Kemandirian

Kantor Hukum Cakra Buana Dorong Sosialisasi Masif UU Lalu Lintas untuk Pelajar Usai Insiden Maut di Karawang
Pos-pos Terbaru
- Petani Sukasari Karawang Menjerit: Krisis Air Menahun, Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pompa dan Alat Pertanian!
- Dari Upload Konten Sampai Live Stream Nyanyi Bareng, Indosat 5G Bikin QNF Chapter 5 Karawang Makin Pecah
- Kekerasan Terhadap Anak di Karawang, Polisi Amankan Dua Pelaku di Bawah Umur
- Kekerasan Terhadap Pers Kembali Terjadi, AJI Palembang Tuntut Pengusutan Tuntas Kasus Penganiayaan Jurnalis​
- Tepis Isu Bocor, DPMD Karawang Tegaskan Hasil Ujian CAT Cakades Langsung Diketahui Peserta







