Connect with us

Regional

270 Kasus DBD Terjadi di Karawang, Dinkes Diminta Serius

Published

on

INFOKA.ID – Hingga Mei 2021, sebanyak 270 kasus demam berdarah dengue (DBD) terjadi Kabupaten Karawang. Dinas Kesehatan (Dinkes) diminta mewaspadai penyakit demam berdarah dangue (DBD).

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh saat meninjau pelaksanaan fogging di Perumahan Graha Puspa Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, Senin (24/5/2021).

“Jangan lengah dalam penanganan BDD karena kasusnya terus bertambah. Setiap puskesmas harus menangani kasus BDB agar tidak menyebar luas. Saya sudah minta agar tenaga fogging diturunkan segera di wilayah rawan DBD” kata Aep.

Menurut Aep, Dinkes masih fokus penangangan Covid-19, namun kasus DBD harus tetap mendapat penanganan serius. Sejak Januari hingga Mei 2021 terdapat 270 kasus DBD dan satu orang meninggal dunia.

Selain melakukan fogging, puskesmas juga diminta mengedukasi masyarakat membersihkan lingkungannya dari tempat bersarang jentik nyamuk.

“Harus melibatkan elemen masyarakat agar gotong royong membersihkan lingkungan. Para camat atau kepala desa bisa mengajak masyarakatnya membersihkan lingkungan,” katanya.

Aep mengatakan wilayah yang paling rawan terjangkit DBD di antaranya Kecamatan Telukjambe Timur, Klari, Karawang Barat, Karawang Timur, dan Cikampek. Untuk menghentikan penyebarannya masyarakat juga harus digerakan.

“Jangan sampai menyebar lagi harus ada tindakan serius dari sekarang,” katanya. (*)