Connect with us

Regional

2021, Pelaksanaan Proyek Rp200 Jutaan untuk TPT dan Drainase Jadi Sorotan Ghazali Center

Published

on

KARAWANG – Ratusan paket penunjukan langsung untuk proyek tembok penahan tanah (TPT) tahun anggaran 2021 sumber dana bantuan keuangan Provinsi Jawa Barat mulai diawasi elemen masyarakat Karawang.

“Jika ditemukan indikasi penyalahgunaan anggaran dalam perencanaan sampai dengan pelaksanaan, tentu akan ada upaya hukum yang akan kami teruskan. Mungkin salahsatunya dengan membuat laporan resmi pengaduan ke Polda Jabar,” kata Direktur Ghazali Center Lili Gojali kepada Infoka.

Kata Lili, proyek juksung yang nantinya akan bergulir melalui dinas dinas terkait di Kabupaten Karawang tersebut, perlu diawasi bersama sehingga realisasinya sesuai dengan aturan berlaku.

“Jangan sampai ada konspirasi, apalagi terjadi posting anggaran untuk kelompok tertentu dalam rangka monopoli anggaran. Kami belum mau jauh membuka soal itu, sementara fokus kami saat ini akan mengawasi pelaksanaannya di lapangan lebih dulu,,” tambahnya.

Menjawab pertanyaan, Lili menjelaskan bukan hanya proyek TPT saja yang akan diawasi pelaksanaannya oleh Ghazali Center dan elemen masyarakat. Termasuk ploting untuk drainase pun jadi salah satu titik yang akan ikut dikupas.

“Kalo ditotal anggaran yang masuk ke Karawang lebih dari Rp100 milyar. Dan itu juksung semuanya. Agak aneh juga menurut kami,” pungkasnya, menjelaskan proyek TPT dan drainase dimaksud diantaranya akan dilaksanakan pada 2021 di Dusun Cariu Telagasari, Dusun Cilewo Telagasari, Mulangsari Pangkalan, Randumulya Kecamatan Pedes dan lainnya.

“Semua titiknya sudah kami inventarisir. Hampir semua kecamatan masuk. Tinggal kami lakukan pengawasan dan melaporkan jika terjadi kecurangan,” tandas Lili. (red)