Regional
Lapas Karawang dan PT TTM Gelar Workshop Praktis untuk Warga Binaan
Published
1 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Sebanyak 20 warga binaan Lapas Karawang terima workshop praktis tentang Pengelolaan Lahan dan Pemasangan Mulsa dari PT. Taiwan Technical Mission (TTM) ICDF Karawang pada Kamis (15/5). Kegiatan ini dilaksanakan secara indoor di Aula Sahardjo Lapas Karawang serta outdoor langsung praktik di lapangan.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Giatja), Wahyu Priyono yang mewakili Kalapas Karawang membuka kegiatan ini. Pada sambutannya Wahyu menyambut baik kedatangan Tim TTM yang selama ini telah berkontribusi besar terhadap pertanian hortikultura di Lapas Karawang.
“Terima kasih kepada Mr. Liu dan kawan-kawan yang telah menyempatkan waktu untuk sharing kepada kawan-kawan warga binaan. Semoga menjadi ilmu yang bermanfaat untuk bekal mereka kembali ke masyarakat”. Ujar Wahyu pada sambutannya.
Horticulture Specialist PT. Taiwan Technical Mission (TTM) ICDF Karawang, Mr. Liu yang juga sebagai pemateri menyampaikan bahwa proses pengolahan tanah sangat penting terhadap kualitas panen suatu tanaman. Tanah yang disiapkan dengan baik, akan membantu proses penyerapan nutrisi yang maksimal dan mempercepat proses pertumbuhan.
“Sekarang kita praktikkan langsung proses pengolahan tanah yang baik menggunakan cultivator”. Ujar Mr. Liu saat mempraktikkan pengguna kan mesin cultivator, salah satu alat pertanian modern untuk mengolah tanah.
Seluruh warga binaan tampak antusias belajar langsung proses pengolahan tanah mulai dari proses pengolahan dengan cultivator (traktor kecil), penaburan kapur dolomit dan pupuk kompos, serta pemasangan mulsa dan pembokongan untuk media tanam.
Penggunaan mulsa sendiri merupakan salah satu metode untuk menjaga kelembaban tanah, mengendalikan gulma, melindungi tanah dari erosi dan menjaga struktur tanah. Hal ini tentunya dapat memaksimalkan kualitas tanam sehingga dapat menghasilkan hasil panen yang maksimal.
Kegiatan ini merupakan salah satu implementasi program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI dalam rangka ketahanan pangan.(adv)

You may like

Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026

Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur

Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang

Petani Sukasari Karawang Menjerit: Krisis Air Menahun, Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pompa dan Alat Pertanian!

Dari Upload Konten Sampai Live Stream Nyanyi Bareng, Indosat 5G Bikin QNF Chapter 5 Karawang Makin Pecah

Kekerasan Terhadap Anak di Karawang, Polisi Amankan Dua Pelaku di Bawah Umur
Pos-pos Terbaru
- Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026
- Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur
- Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang
- PERS SUMSEL GEMPAR! Koalisi Jurnalis Turun ke Jalan, Desak Copot Dirintelkam dan Bongkar Aktor Intelektual Kekerasan!
- Petani Sukasari Karawang Menjerit: Krisis Air Menahun, Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pompa dan Alat Pertanian!






