Regional
Proyek Pemeliharaan Miliaran Rupiah Situ Cigangsa Purwakarta Pemborosan Uang Negara
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
PURWAKARTA – Komunitas Peduli Purwakarta (KPP) mensinyalir proyek pemeliharaan berkala Situ Cigangsa, Purwakarta dengan anggaran miliaran rupiah merupakan proyek menghambur-hamburkan uang negara.
Pasalnya, hampir setiap tahun pemerintah mengalokasikan uang negara untuk menata dan memelihara Situ Cigangsa yang selama ini tidak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terutama kalangan petani.
Hal tersebut disampaikan Wakil KPP Tarman Sonjaya, Kamis (8/6/2023). Menurutnya, selama ini pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar miliaran rupiah untuk menata kawasan Situ Cigangsa.
“Hampir tiap tahun dianggarkan miliaran rupiah untuk mengeruk tanah yang ada di area Situ Cigangsa, namun setelah itu Situ Cigangsa tidak dapat menampung air,” kata Tarman Sonjaya.
Dijelaskannya, hakekat dari penataan Situ Cigangsa itu diharapkan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat namun selama ini pula Situ Cigangsa tidak pernah berfungsi.
Informasi yang diperoleh, pada tahun 2023 ini Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Citarum mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5,919 miliar untuk pemeliharaan berkala Situ Cigangsa.
Untuk tahun 2023 ini, proyek pemeliharaan dilaksanakan oleh CV Kalembo Ade Mautama dengan masa pelaksanaan selama 210 hari (7 bulan, red).
Lebih lanjut dikatakan Tarman, tahun sebelumnya Balai Besar Wilayah Sungai Citarum pernah menganggarkan miliaran rupiah untuk menata terutama mengeruk endapan yang ada di Situ Cigangsa, namun setelah proyek selesai Situ Cigangsa tidak pernah bisa menjadi tempat penampung air.
“Jadi buat apa dialokasikan anggaran miliaran rupiah tapi tidak bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Pihaknya mengharapkan aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan dan pengusutan anggaran penataan Situ Cigangsa ini karena disinyalir jadi ajang korupsi.
Sampai berita ini dibuat, wartawan mengalami kesulitan untuk konfirmasi ke pelaksana proyek, sejumlah pekerja enggan membuka mulut. (Taufik Ilyas)

You may like

Lumpur Pengerukan Irigasi Berserakan di Jalan, Warga Kutajaya Karawang Keluhkan Proyek Normalisasi Berujung Kecelakaan

Habib Luthfi Membawa Pesan Damai, Ketua DPRD Karawang Apresiasi Kegiatan “Karawang Bersholawat”

“Karawang Bersholawat” Dihadiri Habib Luthfi, Bupati Ajak Masyarakat Perkuat Ikhtiar Spiritual

Selesai Apel HSN, Muspika – KUA Telagasari Khotmil Quran Berjamaah Bareng Ratusan Santri Ghoyatul Jihad

Sinergi Ketahanan Pangan, PT Pupuk Kujang Dukung Program Kemandirian Warga Binaan Lapas Karawang

Kasus Korupsi KPR Bank Himbara, Kejari Karawang Kembali Sita 68 Tanah Senilai Rp11,6 M dan Uang Rp1,1 M
Pos-pos Terbaru
- Lumpur Pengerukan Irigasi Berserakan di Jalan, Warga Kutajaya Karawang Keluhkan Proyek Normalisasi Berujung Kecelakaan
- Habib Luthfi Membawa Pesan Damai, Ketua DPRD Karawang Apresiasi Kegiatan “Karawang Bersholawat”
- “Karawang Bersholawat” Dihadiri Habib Luthfi, Bupati Ajak Masyarakat Perkuat Ikhtiar Spiritual
- Selesai Apel HSN, Muspika – KUA Telagasari Khotmil Quran Berjamaah Bareng Ratusan Santri Ghoyatul Jihad
- Sinergi Ketahanan Pangan, PT Pupuk Kujang Dukung Program Kemandirian Warga Binaan Lapas Karawang






