Regional
Disdikpora Cianjur Targetkan Proses Belajar di Wilayah Terdampak Gempa Berjalan Normal Setelah 4 Bulan
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Disdikpora Kabupaten Cianjur, menargetkan proses belajar mengajar di wilayah terdampak gempa dapat berjalan normal empat bulan ke depan setelah pembangunan seluruh sekolah yang ambruk selesai.
Kepala Bidang (Kabid) SMP Disdikpora Cianjur, Helmi Halimudin mengatakan perbaikan bangunan sekolah terutama SMP yang rusak akibat gempa ditargetkan selesai sekitar bulan April, sehingga proses belajar mengajar dapat kembali normal.
“Pembangunan dilakukan Dirjen PUPR untuk sekolah yang rusak berat, baik SD maupun SMP, sehingga setelah tuntas dibangun proses belajar yang mengajar yang terganggu karena di dalam tenda darurat akan berjalan normal kembali di dalam kelas,” katanya, Selasa (14/2/2023), dikutip dari Antara.
Ia mengungkapkan, ketika rapat dengan Dirjen PUPR perbaikan bangunan sekolah yang rusak berat ditarget selesai dalam 4 bulan ke depan, dimana dari puluhan sekolah SMP yang rusak sudah mulai dibangun dan diperkirakan tuntas bulan April.
Prioritas perbaikan kerusakan gedung sekolah akibat gempa terdapat di empat kecamatan, Cianjur, Cugenang, Warungkondang dan Pacet. Sedangkan proses pembangunan kembali sekolah yang rusak sesuai perintah Presiden RI menjadi prioritas dengan target waktu.
“Kami berharap pembangunan dapat berjalan lancar dan sesuai target karena kasihan siswa didik harus menjalani proses belajar mengajar dan ujian semester di dalam tenda, sudah pasti konsentrasinya berkurang dibandingkan di dalam kelas,” katanya.
Akibat gempa magnitudo 5.6 yang mengguncang Cianjur, Senin (21/11/2023) menyebabkan ratusan ribu rumah rusak berat, termasuk 121 bangunan sekolah SD dan SMP yang sebagian besar nyaris rata dengan tanah, sehingga perlu dilakukan pembangunan kembali. (*)
Sumber: Antara

You may like

Enam Orang Diamankan! BNNK Karawang Bongkar Jaringan Peredaran 5.555 Obat Keras di Cilamaya Wetan Dan Kulon

Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026

Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur

Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang

Petani Sukasari Karawang Menjerit: Krisis Air Menahun, Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pompa dan Alat Pertanian!

Dari Upload Konten Sampai Live Stream Nyanyi Bareng, Indosat 5G Bikin QNF Chapter 5 Karawang Makin Pecah
Pos-pos Terbaru
- Enam Orang Diamankan! BNNK Karawang Bongkar Jaringan Peredaran 5.555 Obat Keras di Cilamaya Wetan Dan Kulon
- Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026
- Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur
- Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang
- PERS SUMSEL GEMPAR! Koalisi Jurnalis Turun ke Jalan, Desak Copot Dirintelkam dan Bongkar Aktor Intelektual Kekerasan!






