Regional
UMK Karawang Tertinggi Se-Nasional, Bupati Cellica Harap Serapan Tenaga Kerja Juga Tinggi
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kabupaten Karawang 2023 tidak hanya tertinggi se-Indonesia. Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana berharap, tingginya UMK Karawang 2023 beriringan dengan serapan tenaga kerja di wilayahnya.
“Alhamdulillah Karawang ditetapkan menjadi daerah dengan UMK Tertinggi secara nasional. Kami ingin agar ini sejalan dengan tingkat penyerapan tenaga kerja,” kata Cellica pada Senin (12/12/2022).
Dia mengatakan, setelah ditetapkan besaran UMK tahun 2023 naik sekitar 7 persen oleh Gubernur Jawa Barat. Maka UMK Karawang tahun 2023 menjadi Rp 5.176.178,07.
Menurut Cellica, wilayah Karawang ditetapkan sebagai kawasan industri nasional sejak 2003. Hal ini semoga tidak berdampak pada menurunnya penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Karawang.
“Kami ingin agar ini sejalan dengan tingkat penyerapan tenaga kerja, di mana Karawang ditetapkan sebagai kawasan industri nasional sejak 2003 sampai saat ini dengan mayoritas investasi padat modal dan teknologi,” katanya.
Perkembangan investasi di Karawang juga terus meningkat seiring dengan banyak berdirinya kawasan industri, dan hadirnya perusahaan-perusahaan ternama.
Akan tetapi, memang saat ini mayoritas investasi di Karawang jenis padat modal dan teknologi, sehingga serapan tenaga kerja masih tergolong rendah.
“Untuk itu kami berencana melakukan MoU dengan industri kecil menengah dan UMKM untuk menyuplai kebutuhan industri besar, agar ada serapan tenaga kerja dari berbagai bidang industri,” katanya.
Menurutnya dengan demikian, diharapkan bisa mendongkrak serapan kerja dari berbagai bidang industri.
“Selain itu, kami juga terus memaksimalkan lowongan kerja yang bisa diakses secara online dengan aplikasi loker online, dengan harapan memangkas oknum-oknum calo,” kata Cellica.
Dirinya berharap industri di Karawang memiliki dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Karawang.
Pihaknya juga melakukan pelatihan calon tenaga kerja, khususnya yang bagi baru lulus sekolah.
“Di balai latihan kerja, anak-anak lulus sekolah kami latih skill-nya agar ada kesesuaian link and match antara kebutuhan dan permintaan tenaga kerja dari industri,” tutur dia.
Di samping itu, pihaknya terus mendorong jalinan kerja sama serta memfasilitasi sekolah-sekolah, baik SMK negeri maupun swasta, agar lulusannya bisa langsung diserap oleh pabrik-pabrik di Karawang.
“Kami terus berupaya, agar anak-anak Karawang bisa bekerja di daerahnya sendiri,” katanya.
Program peningkatan kapasitas dan link and match, baginya menjadi ujung tombak agar angkatan kerja dan serapan kerja terus meningkat.
“Namun tentunya pelatihan menjadi pengusaha kami juga terus berupaya agar keahlian mereka justru bisa menjadikan lapang kerja bagi orang lain,” kata Cellica.
Cellica menambahkan, tentunya pelatihan menjadi pengusaha juga terus dilakukan pihaknya, agar keahlian mereka justru bisa membuka lapang kerja bagi orang lain.
Maka dihadirkan kebijakan permodalan usaha melalui Dinas Koperasi dan UMKM, berupa barang yang diberikan kepada para pelaku UMKM.
Upaya lainnya adalah memfasilitasi KUR perbankan, memberikan fasilitas sarana-prasarana dan pelatihan-pelatihan bagi para pelaku usaha tani dan perikanan, termasuk petani kopi yang ada di wilayah selatan Kabupaten Karawang. (*)
You may like

Enam Orang Diamankan! BNNK Karawang Bongkar Jaringan Peredaran 5.555 Obat Keras di Cilamaya Wetan Dan Kulon

Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026

Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur

Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang

Petani Sukasari Karawang Menjerit: Krisis Air Menahun, Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pompa dan Alat Pertanian!

Dari Upload Konten Sampai Live Stream Nyanyi Bareng, Indosat 5G Bikin QNF Chapter 5 Karawang Makin Pecah
Pos-pos Terbaru
- Enam Orang Diamankan! BNNK Karawang Bongkar Jaringan Peredaran 5.555 Obat Keras di Cilamaya Wetan Dan Kulon
- Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026
- Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur
- Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang
- PERS SUMSEL GEMPAR! Koalisi Jurnalis Turun ke Jalan, Desak Copot Dirintelkam dan Bongkar Aktor Intelektual Kekerasan!







