Regional
Pemprov Jabar Kucurkan Anggaran Rp15 Miliar Untuk Subsidi Pasar Sembako Murah
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengucurkan anggaran sebesar Rp 15 miliar yang akan disalurkan dalam Operasi Pasar Murah 2022 di setiap kota dan kabupaten di Jawa Barat untuk menyubsidi bahan kebutuhan pokok masyarakat.
Untuk tahun 2022 ini kita anggarkan sebesar Rp 15 miliar sebetulnya, namun terbagi Rp 13 miliar untuk bahan pokok yang ini, kemudian Rp 2 miliar untuk yang (program) Pemirsa Budiman, khusus minyak goreng curah,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat Iendra Sofyan dilansir Antara, Minggu (24/4/2022).
Iendra menuturkan Pemerintah Provinsi Jabar sudah memulai operasi pasar murah di sejumlah daerah untuk meringankan beban ekonomi masyarakat.
Paket yang disediakan dalam program itu diantaranya berupa berupa 5 kg beras, 2 kg tepung terigu, 2 kg gula pasir, dan 2 liter minyak goreng yang dapat dibeli dengan harga Rp 80.700 atau lebih murah dari harga normal Rp 160 ribuan setiap paketnya.
“Kira-kira subsidi yang kita berikan ada 52 persen, sehingga mereka bisa membeli sekitar Rp 80.700 per paket. Jadi kalau misalnya 100 persennya ya sekitar Rp 160 ribuan, kira-kira,” kata Iendra.
Yang menjadi target penerima operasi pasar yaitu masyarakat yang memang tidak miskin tetapi mampu membeli sembako, namun tetap butuh disubsidi untuk meringankan beban ekonominya.
Dalam beberapa hari kedepan paket sembako murah sudah disebar ke seluruh daerah dan dimanfaatkan oleh masyarakat, sehingga harga kebutuhan pokok di pasaran dapat secepatnya stabil.
“Jadi, program subsidi ini tujuannya adalah untuk menstabilkan harga sesuai dengan Undang-Undang 23 Tahun 2014, tugas dan kewenangan provinsi adalah untuk melakukan operasi pasar murah,” katanya.
Iendra berharap anggaran untuk program pasar murah bisa lebih besar lagi agar banyak warga yang terbantu seperti tahun sebelumnya sebesar Rp 20 miliar.
Pemerintah berharap bantuan sosial dan subsidi bisa dihindari seiring dengan semakin meningkatnya pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“Sebetulnya kan harapan kita lebih besar lagi adalah ekonomi membaik ya, sehingga bansos dan subsidi ini bisa kita hindari sebetulnya,” kata Iendra. (*)
Sumber: Antara

You may like

Dian Fahrud Jaman Perkuat Militansi Kader NasDem Karawang Hadapi Pemilu 2029

Gagal Gasak Motor, Pria di Karawang Babak Belur Diamuk Massa

209 Calon Kepala Desa Ikuti Tes CAT, Pemkab Karawang Gandeng Unsika Pastikan Netralitas

Festival Budaya Jepang dan Korea TokSeoul Wave 2026 Siap Digelar di KCP Mall

Boncengan Tiga Tanpa Helm, Tiga Pelajar Perempuan Tewas Tabrak Truk Mogok di Karawang

Minggon Rutin Pemdes Kertaraharja: Kunci Transparansi Pembangunan dan Soliditas Aparatur Desa
1 Comment
Leave a Reply
Batalkan balasan
Leave a Reply
Pos-pos Terbaru
- Sharp Indonesia Mengajak Generasi Muda Menjadikan Keberlanjutan sebagai Bagian dari Keseharian
- Dian Fahrud Jaman Perkuat Militansi Kader NasDem Karawang Hadapi Pemilu 2029
- Gagal Gasak Motor, Pria di Karawang Babak Belur Diamuk Massa
- 209 Calon Kepala Desa Ikuti Tes CAT, Pemkab Karawang Gandeng Unsika Pastikan Netralitas
- Festival Budaya Jepang dan Korea TokSeoul Wave 2026 Siap Digelar di KCP Mall







Pingback: seo services company in california