Regional
Harga Kebutuhan Pokok di Karawang Mengalami Kenaikan Jelang Nataru
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga sejumlah kebutuhan pokok di beberapa pasar di Karawang terus mengalami kenaikan.
Berdasarkan pemantauan, harga kebutuhan pokok seperti, telur ayam, daging sapi , ayam potong hingga cabai merah terus mengalami kenaikan sejak dua pekan lalu.
Untuk harga daging sapi di Pasar Baru dari harga Rp110 ribu per kilogramnya menjadi Rp 130 ribu. Demikian juga cabe merah yang sudah mencapai harga Rp 100 ribu per kilogramnya dari sebelumnya saat harga normal Rp 30 ribu per kilogramnya.
Sementara, harga minyak goreng kemasan di pasar Johar sudah mencapai Rp 40 ribu per 2 liternya.
Bahkan, para pedagang minyak goreng di Pasar Johar malah mengaku memilih tidak berjualan akibat harga mengalami kenaikan terus. Alasannya karena dengan kenaikan terus menerus dia mendapat komplain dari langganannya.
Para pedagang mengaku tidak bergembira dengan kenaikan itu karena harga pembelian di tingkat distributor sudah naik.
“Pembelian kita memang sudah naik. Jadi, kita juga menjualnya juga ikut naik. Bukan menambah keuntungan kita malah mengurangi,” kata Amos, salah satu pedagang di Pasar Johar, Kamis (23/12/21).
“Kasihan pelanggan saya jadi pada marah. Soalnya, kenaikannya bukan sekali tapi berturut-turut. Padahal kenaikan itu karena di tingkat distributor sudah naik,” kata Amos.
Sementara, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Ahmad Suroto membenarkan terjadi kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar Karawang. Kenaikan tersebut dinilainya masih dalam batas kewajaran karena menghadapi Natal dan Tahun Baru.
“Ini hukum pasar kalau permintaan tinggi harga pasti naik. Namun kenaikannya masih wajar dan terjangkau oleh masyarakat,” kata Ahmad Suroto.
Menurut Suroto, meski terjadi kenaikan, dia memastikan stok untuk Natal dan Tahun Baru di Karawang aman. Kenaikan harga bukan karena kelangkaan barang tapi karena permintaan tinggi.
“Persediaan aman sampai tahun baru, jadi tidak ada kelangkaan barang. Namun begitu kami tetap melakukan pemantauan di pasar untuk monitor harga,” katanya. (*)

You may like

Tepis Isu Bocor, DPMD Karawang Tegaskan Hasil Ujian CAT Cakades Langsung Diketahui Peserta

Kalapas Ajak Warga Binaan Berikhtiar Memperbaiki Diri melalui Pembinaan Kepribadian dan Kemandirian

Kantor Hukum Cakra Buana Dorong Sosialisasi Masif UU Lalu Lintas untuk Pelajar Usai Insiden Maut di Karawang

Laskar Farm Lapas Karawang Unjuk Gigi, Kirim Sapi Unggulan ke Kontes Piala Presiden 2026

Gelar Rakor Timpora di Cilamaya Wetan, Imigrasi Karawang Perkuat Peran Desa Awasi Orang Asing

Dian Fahrud Jaman Perkuat Militansi Kader NasDem Karawang Hadapi Pemilu 2029
Pos-pos Terbaru
- Tepis Isu Bocor, DPMD Karawang Tegaskan Hasil Ujian CAT Cakades Langsung Diketahui Peserta
- Kalapas Ajak Warga Binaan Berikhtiar Memperbaiki Diri melalui Pembinaan Kepribadian dan Kemandirian
- Kantor Hukum Cakra Buana Dorong Sosialisasi Masif UU Lalu Lintas untuk Pelajar Usai Insiden Maut di Karawang
- Laskar Farm Lapas Karawang Unjuk Gigi, Kirim Sapi Unggulan ke Kontes Piala Presiden 2026
- Gelar Rakor Timpora di Cilamaya Wetan, Imigrasi Karawang Perkuat Peran Desa Awasi Orang Asing






