Nasional
Pemerintah Targetkan Vaksinasi di Jabar Capai 200 Ribu Orang per Hari
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Pemerintah menargetkan vaksinasi di Jabar mencapai 200 ribu orang dalam sehari. Sebab, Jabar menjadi wilayah berpenduduk tertinggi di Indonesia berjumlah 33 juta orang.
Hal itu diungkapkan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin saat meninjau langsung vaksinasi di GOR Arcamanik, Kota Bandung, Kamis (8/7/2021).
Budi meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala BNPB Ganip Warsito.
“Kami berharap Jabar kalau bisa sehari bisa 200 ribu per hari, karena ini provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia,” kata Budi.
Dia menuturkan target tersebut diharapkan bisa tercapai. Mengingat, kata Budi, Jabar merupakan salah satu Provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak.
“Karena ini provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia, targetnya ada 33 juta, dibandingkan dengan Jateng dan Jatim,” tutur Budi.
“Memang harus mengejar, jadi Insya Allah dengan adanya tempat seperti ini target 200 ribu bisa kita kejar,” kata Budi menambahkan.
Dalam kegiatan ini turut hadir Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Hadi mengatakan, pihaknya akan mengerahkan bantuan tenaga penyuntik vaksin atau vaksinator agar angka vaksinasi di Jabar mencapai 200 ribu orang tiap hari.
“Dengan target 200 ribu vaksinasi perhari, kalau 200 ribu sehari, maka kita bisa kalkulasi kebutuhan nakes lebih dari 10 ribu, itu dengan kita bekerja moderat, 50 nakes itu bisa 2.000 vaksinasi. Setelah Jakarta kita bisa selesaikan dalam kurun waktu awal agustus, maka beberapa nakes TNI Polri bisa kita perbantukan di Bandung Raya ini, sehingga herd immunity akhir Agustus bisa kita capai,” kata Hadi.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan untuk mempercepat hal tersebut, perlu kerja sama berbagai pihak untuk bisa mengejar target herd immunity di Indonesia.
“Dalam rangka mempercepat herd immunity, tentunya terus kita lakukan dengan mengakselerasi, karena ini perlu rekan-rekan untuk yang memiliki kemampuan. Masyarakat, relawan kemudian perguruan tinggi yang akan bergabung tentunya diberikan kesempatan, sehingga percepatan vaksinasi massal bisa mencapai herd immunity di akhir Juli ini secara nasional, harapannya bisa menembus di angka 1 juta, 2 juta, dan selanjutnya di bulan oktober akan terus meningkat,” tutur Listyo.
“Ini perlu kerjasama seluruh masyarakat perlu berbondong-bondong datang, di satu sisi masyarakat yang juga memiliki kemampuan mau bergabung menjadi relawan untuk menjadi vaksinator tentunya kita harapkan,” kata Listyo menambahkan. (*)
You may like

PULUHAN BANNER ROKOK ASAL KOREA DI KARAWANG DIDUGA ILEGAL DAN HINDARI PAJAK

Lumpur Pengerukan Irigasi Berserakan di Jalan, Warga Kutajaya Karawang Keluhkan Proyek Normalisasi Berujung Kecelakaan

Habib Luthfi Membawa Pesan Damai, Ketua DPRD Karawang Apresiasi Kegiatan “Karawang Bersholawat”

“Karawang Bersholawat” Dihadiri Habib Luthfi, Bupati Ajak Masyarakat Perkuat Ikhtiar Spiritual

Selesai Apel HSN, Muspika – KUA Telagasari Khotmil Quran Berjamaah Bareng Ratusan Santri Ghoyatul Jihad

Sinergi Ketahanan Pangan, PT Pupuk Kujang Dukung Program Kemandirian Warga Binaan Lapas Karawang
Pos-pos Terbaru
- PULUHAN BANNER ROKOK ASAL KOREA DI KARAWANG DIDUGA ILEGAL DAN HINDARI PAJAK
- Lumpur Pengerukan Irigasi Berserakan di Jalan, Warga Kutajaya Karawang Keluhkan Proyek Normalisasi Berujung Kecelakaan
- Habib Luthfi Membawa Pesan Damai, Ketua DPRD Karawang Apresiasi Kegiatan “Karawang Bersholawat”
- “Karawang Bersholawat” Dihadiri Habib Luthfi, Bupati Ajak Masyarakat Perkuat Ikhtiar Spiritual
- Selesai Apel HSN, Muspika – KUA Telagasari Khotmil Quran Berjamaah Bareng Ratusan Santri Ghoyatul Jihad







