Connect with us

Regional

Salah Seorang Direksi WNA PT Indotama Ferro Alloys Menolak Mencabut Laporan Pencurian Kabel Sepanjang 6,5 Meter

Published

on

PURWAKARTA – Salah satu Direksi PT Indotama Ferro Alloys yang berkewarganegaraan Asing (WNA) menolak memaafkan seorang pekerja serabutan yang diduga telah mencuri kabel sepanjang 6,5 meter. WNA asal negara Tiongkok itu bersikukuh ingin melanjutkan kasus pencurian kabel tersebut ke meja hijau.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, aksi pencurian yang diduga dilakukan Bgs San (30) warga Kampung Babakan Parung Kadali RT 043/8, Desa Curug, Karawang terjadi pada Rabu (18/1/2023) kemarin.

Saat itu, pelaku yang bekerja di perusahaan subkon PT Indotama tanpa terduga membereskan kabel yang ada di area pabrik PT Indotama Ferro Alloys. Oleh pelaku, kabel tersebut dipotong-potong lalu dimasukan kedalam ember yang dibawanya.

Aksi pelaku diketahui salah seorang satpam yang langsung meringkusnya dan menyerahkannya ke kantor polisi.

Salah seorang kerabat tersangka saat ditemui dengan nada sedih meminta pihak perusahaan bersikap empati memaafkan dan mencabut laporannya ke kantor polisi. Pasalnya, tersangka yang tinggal bersama Ibunya Apong (70) dijadikan tulang punggung keluarga.

“Ya pak, kalau mencuri kabel satu truk ya bisa saja itu diproses, tapi ini kan hanya mengambil kabel sepanjang 6,5 meter dan itupun belum dibawa pergi masih ada di pabrik,” katanya.

Sementara itu, manager personalia Soelarso ketika ditemui membenarkan bahwa pimpinannya ingin kasus pencurian ini dilanjutkan karena pihak perusahaan sudah sering kehilangan barang.

Menjawab pertanyaan, Soelarso mengatakan tersangka hanya membawa kabel sepanjang 6,5 meter tersebut.

“Kalau saya yang melaporkan pasti akan saya cabut tapi ini si mister gak mau kasus ini dicabut,” ujar Soelarso. (Taufik Ilyas)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement