Terhubung dengan Kami

Daerah

Program BSPS di Karawang Mulai Disorot Soal Teknis Pelaksanaan

Published

on

KARAWANG – Meski belum nampak berjalan secara keseluruhan, pelaksanaan program kerja Pemerintah pusat untuk menyalurkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) menuju beberapa wilayah pedesaan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mulai menjadi sorotan publik belakangan ini.

Padahal, proses pelaksanaan program BSPS diketahui secara teknis telah telah melibatkan beberapa nama tenaga konsultan profesional.

Bahkan, perhatian publik makin ketara setelah mengetahui salah satu wilayah sasaran program BSPS telah didatangi oleh petugas yang berwenang dari unit Tipikor Polda Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Wakil Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Gibas Jaya, Angga Dhe Raka mengakui pihaknya sebagai bagian dari elemen masyarakat telah memantau langsung proses pelaksanaan program bantuan stimulan perumahan swadaya yang telah berjalan di sebagian wilayah sasaran.

Sambungnya, diantaranya program BSPS telah dilaksanakan pada beberapa rumah warga di wilayah Desa Kalangsari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang.

“Perhatian publik pada program BSPS lebih tertuju pada rumah warga yang menjadi target sasaran. Hasil temuan kami setelah mendapatkan laporan dari warga setempat, apakah program BSPS sudah betul-betul layak sasaran,” katanya, Rabu (9/6/2021).

Sementara, Kepala Pemerintah Desa Mulyajaya, Endang mengungkapkan beberapa petugas kepolisian dari unit tipikor Polda Jawa Barat telah datang menuju beberapa titik lokasi wilayah sasaran penerima BSPS.

Saat itu, kedatangan petugas dari unit tipikor Polda Jabar menggunakan dua unit kendaraan di Kantor Desa Mulyajaya makin menyita perhatian banyak pihak.

Ketua PAC PKS Kutawaluya Hasanudin Albany ikut terperangah dengan kedatangan petugas pada salah satu titik wilayah sempel dari beberapa penerima bantuan stimulan perumahan swadaya di wilayah Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang,

“Saya juga waktu itu dipanggil oleh tim kepllisian untuk meminta klarifikasi terkait proses pelaksanaan program kerja BSPS dilapangan,” jelasnya.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun tercatat sebanyak 132 unit rumah warga di empat wilayah kecamatan yang tersebar di sembilan desa se-Kabupaten Karawang akan mendapatkan bantuan program BSPS pada pertengahan tahun 2021.

Secara teknis, warga pedesaan sasaran program BSPS akan mendapatkan kiriman sejumlah bahan baku pembangun dengan nominal sebesar RP. 17.500.000/unit ditambah upah buruh bangunan sebesar Rp 2.500.000/unit.

Seperti diketahui, beberapa wilayah sasaran diantaranya, Kecamatan Tirtajaya: Bolang 15 unit, Tambak Sumur 15 Unit, Sabajaya 15 unit. Kecematan Pedes: Jatimulya 16, Karangjaya 48 unit. Kecamatan Jayakerta: Kampung Sawah 2 unit, Jaya makmur 2unit. Kecamatan Rengasdengklok, Desa Kalangsari 15 unit, Desa kertasari 1 unit, Desa rengasdengklok utara 3 unit. (sgt)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement